- Moreno Soeprapto, mantan pembalap nasional dan politisi Gerindra, jadi kandidat kuat pengganti Menpora.
- Ia punya pengalaman balap internasional, karier bisnis, dan aktif di organisasi kepemudaan.
- Moreno juga berpengalaman di DPR, khususnya Komisi X yang menangani olahraga dan pemuda.
Suara.com - Selepas reshuffle Kabinet Merah Putih pada 8 September 2025 lalu, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora yang ditinggalkan Dito Ariotedjo masih menjadi teka-teki.
Di tengah kekosongan ini, sejumlah nama besar muncul ke permukaan, salah satunya adalah politisi Partai Gerindra sekaligus mantan pembalap nasional, Moreno Soeprapto.
Digadang-gadang menjadi pesaing kuat nama populer seperti Raffi Ahmad, Moreno dinilai memiliki bekal lengkap untuk memimpin Kemenpora.
Lantas, siapa sebenarnya Moreno Soeprapto? Berikut adalah profil lengkapnya.
1. Mewarisi Darah Juara dari Sang Ayah
Lahir di Jakarta pada 14 November 1982, Moreno Soeprapto tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan dunia otomotif.
Ia adalah putra dari legenda balap Indonesia, Tinton Soeprapto. Tak heran, sejak usia muda ia sudah akrab dengan deru mesin dan aspal sirkuit, mengikuti jejak sang ayah dan kakaknya, Ananda Mikola, untuk menjadi seorang pembalap profesional.
Darah olahraga, khususnya otomotif, mengalir kental dalam dirinya.
2. Karier Gemilang di Sirkuit Internasional
Baca Juga: Keponakan Prabowo Ngaku Mundur DPR Bukan Incar Kursi Menpora, Netizen Tak Percaya Omongan Politikus
Sebelum terjun ke dunia politik, nama Moreno lebih dulu berkibar di arena balap.
Ia tercatat pernah berkompetisi di berbagai ajang bergengsi, seperti Asian Formula 3 Championship dan Formula BMW Asia.
Puncak prestasinya terjadi pada tahun 2004, di mana ia berhasil meraih beberapa kemenangan seri yang membuat namanya melambung sebagai salah satu pembalap muda paling menonjol di kawasan Asia Tenggara pada masanya.
3. Terjun ke Dunia Bisnis dan Organisasi
Setelah gantung helm, Moreno tidak langsung masuk ke politik. Ia lebih dulu mengasah kemampuannya di dunia bisnis.
Tercatat, ia pernah menjabat sebagai komisaris di PT Ananda Mikola Moreno (2006), manajer sirkuit di PT Sarana Sirkuitindo Utama (2009), hingga direktur di PT Hotel Sarana Sirkuitindo (2011-2015).
Berita Terkait
-
Amy Qanita Dirawat di Singapura, Raffi Ahmad Ungkap Penyakit Sang Ibu: Kepalanya Sudah Komplikasi
-
Mama Amy Sakit Apa? Sampai Harus Jalani Operasi Serius di Singapura
-
Karier Gemilang Denny Sumargo di Dunia Basket, Disebut Lebih Cocok Jadi Menpora
-
Bikin Orang Salah Paham, dr. Tirta Buru-Buru Klarifikasi Soal Ditawari Jabatan Menpora
-
Rehat dari Sorotan, Raffi Ahmad Setia Dampingi Ibunda Amy Qanita Berobat di Singapura
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan