-
Prilly Latuconsina merasa tersindir oleh karakter perempuan kuat di filmnya.
-
Film "Tumbal Darah" mengkritik ketidakadilan sosial akibat uang dan kekuasaan.
-
Film ini merupakan horor mencekam yang mengangkat isu sosial yang relevan.
Suara.com - Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina blak-blakan mengaku merasa 'tertrampar' dan tersindir saat menonton film horor terbaru yang diproduserinya, "Tumbal Darah".
Tak hanya karena adegan seram, dia justru merasa terhubung dengan realitas sosial dan karakter perempuan kuat yang diangkat dalam film tersebut.
Hal itu diungkapkan Prilly dalam konferensi pers perilisan film "Tumbal Darah" di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Awalnya, kekasih Omara Esteghlal ini mengaku penasaran dengan gambaran horor yang akan disajikan.
Namun, dia justru dibuat kaget karena merasa melihat cerminan dirinya sendiri.
"Pas aku nonton, pasti ada rasa penasaran, kira-kira apa sih yang mau digambarkan di film horor ini? Terus aku langsung gini, 'Lah, ini karakter ceweknya kok kayak aku?'" kata Prilly Latuconsina.
Bintang film "Danur" ini merasa tersindir dengan penggambaran karakter perempuan yang merasa bisa menyelesaikan semua tantangan hidup sendirian.
Menurutnya, realita tersebut sangat dekat dengan banyak perempuan masa kini, termasuk dirinya.
"Sebagai seorang perempuan di saat kita udah melewati banyak tantangan hidup, pasti kan urgensi kita untuk menyelamatkan diri sendiri tuh tinggi banget, ya," jelasnya.
Baca Juga: Gaya Elegan Prilly Latuconsina di Usia 29 Tahun, Lebih Dewasa dan Penuh Makna!
"Jadi ya, di situ, pas nonton aku kayak, "Tuh kan bener, emang perempuan tuh jangan merasa bisa sendiri. Kadang kamu butuh teman, butuh kekasih, butuh bersandar'," ucap Prilly menyambung.
Tak hanya soal karakter, Prilly juga menyoroti tajamnya kritik sosial yang diusung film ini.
Menurutnya, "Tumbal Darah" berani menyentil realitas ketidakadilan di mana kekuatan uang dan jabatan seringkali menjadi penentu segalanya.
"Ketika di hidup sekarang kita bisa tahu bahwa siapapun yang punya uang, siapapun yang punya power, pasti bisa mendapatkan sesuatu yang lebih walaupun itu enggak adil untuk kita semua," tegas Prilly.
Baginya, pesan ini sangat penting untuk disampaikan melalui media film. Ia merasa miris dengan kondisi di mana kemiskinan seringkali menutup akses terhadap keadilan.
"Ketika kemiskinan itu membuat kita tidak bisa mendapatkan keadilan, terus juga yang berkuasa, yang punya power bisa mendapatkan ruang yang lebih, gitu," tambahnya.
Berita Terkait
-
Patah Hati yang Kupilih, Film Baru Prilly Latuconsina dan Bryan Domani Bakal Bikin Mewek Sinefil
-
Sallum Ratu Ke Naikkan Berat Badan dan Pakai Prostetik Demi Peran Ibu Hamil di Film Tumbal Darah
-
Jual Janin ke Iblis Demi Cuan, Ini Alasan Gila Karakter Agla dan Donny Alamsyah di Tumbal Darah
-
Prilly Latuconsina Dapat 5 Kado Ulang Tahun Spesial dari Omara Esteghlal, Ada Apa Saja?
-
Riset Karakter Film Tumbal Darah, Marthino Lio Wawancara Debt Collector Asli: Ternyata Hatinya Hello
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi