-
Habib Umar bin Hafidz datang ke podcast Close The Door atas inisiatif sendiri, bukan undangan Deddy.
-
Kedatangannya menjadi momen paling heboh di studio, melebihi kunjungan pejabat tinggi.
-
Tujuannya agar podcast bisa jadi tempat menjawab pertanyaan yang jarang terungkap di pengajian formal.
Suara.com - Kehadiran ulama besar dunia, Habib Umar bin Hafidz, di podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier menjadi sebuah peristiwa fenomenal yang mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, Habib Umar dikenal sebagai sosok yang sangat jarang tampil di media, apalagi dalam format podcast yang santai.
Namun, sebuah fakta mengejutkan terungkap bahwa kemunculan tersebut ternyata datang atas permintaan langsung dari pihak Habib Umar sendiri, bukan undangan dari Deddy Corbuzier.
Hal ini diungkapkan oleh Habib Ja'far dalam sebuah video di balik layar yang diunggah di kanal YouTube Jeda Nulis, Senin, 20 Oktober 2025.
"Habib Umar mau datang, saya pun kaget loh," ujar Habib Ja'far kepada salah satu kru.
Seorang kru yang berada di lokasi bahkan menyebut bahwa kedatangan Habib Umar adalah momen paling heboh yang pernah terjadi di studio tersebut, melebihi kunjungan para menteri atau pejabat tinggi lainnya.
Habib Ja'far sendiri kemudian menjelaskan kepada Deddy Corbuzier bahwa inisiatif ini memang berasal dari keinginan Habib Umar untuk berdialog.
"Berdasarkan permintaan dari Habib Umar," jelasnya.
Tujuan dari permintaan ini pun sangat mulia. Habib Umar, melalui perwakilannya, berharap agar podcast ini bisa menjadi wadah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat yang mungkin tidak pernah tersampaikan dalam forum-forum pengajian formal.
Baca Juga: Dikira Flexing Jam Tangan Mewah, Deddy Corbuzier Langsung Bungkam dengan Fakta Ini
"Yang diharapkan dari podcast ini, pertanyaan-pertanyaan yang selama ini tidak ditanyakan oleh orang," tambah Habib Ja'far.
Keinginan ini menunjukkan visi dakwah Habib Umar yang luas, yakni menjangkau berbagai kalangan masyarakat melalui platform modern yang relevan dengan zaman sekarang.
Berita Terkait
-
Cuma Tidur 2 Jam, Deddy Corbuzier Gugup Sambut Habib Umar bin Hafidz
-
Deddy Corbuzier ke Habib Umar bin Hafidz: Kalau Tuhan Ada, Kenapa Anak Palestina Meninggal?
-
Curhat Sebagai Mualaf, Ruben Onsu Gemetar di Hadapan Habib Umar
-
Ayu Ting Ting Menangis di Hadapan Habib Umar, Curhat Lelah Besarkan Anak Sendiri dan Menanti Jodoh
-
Siapa Habib Umar bin Hafidz? Ulama Besar yang Bikin Ribuan Jamaah Tumpah di Monas
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka
-
Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis
-
Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta
-
7 Sunscreen Mengandung Vitamin C untuk Mencerahkan Wajah dan Mengurangi Flek Hitam
-
Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
-
Belum Dipecat Kejagung! Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Tiap Bulan dari Negara
-
Cari Sunscreen untuk ke Pantai yang Tak Bikin Mata Perih? Ini 5 Rekomendasi Sesuai Review
-
Ulasan A Bloody Lucky Day: Saat Keberuntungan Menjadi Awal Malapetaka