-
Deddy Corbuzier mempertanyakan Tuhan melihat penderitaan anak-anak Palestina.
-
Musibah adalah ujian Allah untuk membedakan orang yang sabar berjuang.
-
Penderitaan dunia adalah pengorbanan demi pahala agung di akhirat.
Suara.com - Deddy Corbuzier mengajukan pertanyaan mendalam mengenai eksistensi Tuhan kepada ulama besar asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz.
Pertanyaan tersebut dilontarkannya dalam podcast 'Close The Door' miliknya, berangkat dari kegelisahan melihat penderitaan anak-anak di Palestina.
Suami Sabrina Chairunnisa itu mengaku pernah berdebat dengan seseorang yang meragukan keberadaan Tuhan.
Orang tersebut menggunakan tragedi yang menimpa anak-anak di Palestina sebagai dasar argumentasinya.
"Saya pernah mendebat hal tersebut. Ada orang yang ngomong ke saya begini, 'Kalau Tuhan memang ada, kenapa anak-anak di Palestina itu yang umurnya masih kecil harus meninggal seperti itu?'" ujar Deddy Corbuzier dalam podcast yang tayang di YouTube hari ini, Senin, 20 Oktober 2025.
Pertanyaan krusial itu pun ia sampaikan langsung kepada Habib Umar yang didampingi oleh Habib Jindan bin Novel sebagai penerjemah.
Menanggapi hal tersebut, Habib Umar bin Hafidz menjelaskan bahwa semua kejadian di muka bumi, termasuk musibah, terjadi atas takdir dan hikmah dari Allah SWT.
Menurutnya, ujian dan kesulitan adalah cara Allah untuk membedakan antara orang yang benar-benar sabar dan berjuang di jalan-Nya dengan yang tidak.
"Dan kalau tidak terjadi kejadian yang semacam ini di alam semesta ini, maka bagaimana akan diketahui antara orang yang kuat, yang bertahan, yang bersabar, dengan orang yang tidak bersabar kepada Allah Ta'ala," jawab Habib Umar.
Baca Juga: Rumah Tangga Sempat Dirumorkan Retak, Deddy Corbuzier Semprot Pengadilan Agama Jaksel!
Ulama berusia 60 tahun itu kemudian mengutip ayat Al-Quran yang menegaskan bahwa ujian diberikan untuk mengetahui siapa yang benar-benar berjuang dan bersabar.
"Dan Kami akan menguji kalian, kata Allah dalam Al Quran, hingga Kami mengetahui siapa di antara kalian yang berjuang di jalan Allah dan bersabar, dan Kami akan membuka daripada berita-berita tersebut kepada kalian," jelasnya.
Untuk mempermudah pemahaman, Habib Umar memberikan sebuah perumpamaan sederhana tentang seorang pasien yang rela jarinya diamputasi demi menyelamatkan sisa tubuhnya.
"Seseorang manusia terkadang dia sabar ketika jarinya itu dipotong. Dia sabar ketika jarinya itu dipotong, sebab dia tahu ini bermanfaat buat dia untuk menyelamatkan sisa daripada tubuh dia yang seutuhnya," papar Habib Umar.
Analogi ini digunakan untuk menggambarkan bahwa penderitaan di dunia yang sementara adalah sebuah 'pengorbanan' kecil, demi ganjaran yang jauh lebih besar dan abadi di akhirat.
Menurut Habib Umar, pahala atas kesabaran menghadapi musibah nilainya jauh melampaui kenikmatan hidup di dunia, sekalipun hidup hingga seribu tahun.
Berita Terkait
-
Curhat Sebagai Mualaf, Ruben Onsu Gemetar di Hadapan Habib Umar
-
Ayu Ting Ting Menangis di Hadapan Habib Umar, Curhat Lelah Besarkan Anak Sendiri dan Menanti Jodoh
-
Siapa Habib Umar bin Hafidz? Ulama Besar yang Bikin Ribuan Jamaah Tumpah di Monas
-
Deddy Corbuzier Heran Mata Ammar Zoni Ditutup Saat Dibawa ke Nusakambangan
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Ini Alasan Polisi Menahan dr Richard Lee
-
Dokter Richard Lee Akhirnya Dijebloskan ke Sel Tahanan Malam Ini
-
Selebgram Erika Octavian Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
-
Catat Rekor, Kirana Larasati Waswas Lawan Arus di Kedalaman 127,8 Meter
-
Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Filing For Love, Drakor Baru Shin Hae Sun
-
SCTV Bangkitkan Sinetron Anak, Petualangan Rahasia Queena Sukses Sabet Rating Puncak
-
Spectre: Mengungkap Sisi Gelap James Bond, Sahur Ini di Trans TV