-
Edwin Super Bejo menghukum diri sendiri akibat kesombongan masa lalu.
-
Hukuman diri itu dijalani selama dua tahun dengan membatasi banyak hal.
-
Hukuman itu cara agar tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi.
Suara.com - Jatuh dari puncak karier membuat komedian Edwin Super Bejo mengalami guncangan mental.
Meski banyak yang menduga ia depresi, lelaki 56 tahun ini punya istilahnya sendiri, menghukum diri.
Edwin Super Bejo mengatakan, apa yang ia alami lebih dari sekadar depresi.
Itu adalah sebuah hukuman yang sengaja diberikan untuk dirinya sendiri atas kesalahan di masa lalu.
"Depresi enggak lah. Cuman Edwin menghukum diri sendiri aja selama dua tahun ada hukuman," tegas Edwin di kanal YouTube Trans TV, Kamis, 23 Oktober 2025.
Hukuman itu ia jalani sebagai bentuk penebusan dosa atas kesombongannya saat berada di puncak popularitas.
Kala itu, ia bahkan berani menolak pekerjaan dan menghamburkan uang.
Selama masa "hukuman" itu, Edwin sengaja membatasi dirinya dari banyak hal sebagai bentuk introspeksi mendalam.
"Aku tuh nggak boleh ngapain gitu, lho," jelasnya mengenai bentuk hukumannya.
Baca Juga: 2000 Lowongan Tersedia, Pemprov DKI Gelar Jobfair di Velodrome Pekan Depan
Setelah dua tahun, Edwin Super Bejo memutuskan untuk melepaskan beban itu dan bangkit kembali.
"Sampai akhirnya aku selesaikan hukumannya. Sudah selesai untuk diri aku, aku jalankan, lepaskan, akhirnya bergerak lagi," sambungnya.
Bagi rekan duo Jody Super Bejo ini, hukuman tersebut adalah cara agar ia tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.
"Karena kita bagaimanapun kadang-kadang diri kita ini salah, harus ada hukuman sedikit, membuat kita itu nggak mengulangi lagi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?