-
Penggemar melakukan persiapan matang sejak Juni untuk mendapatkan tiket konser.
-
Antusiasme tinggi menantikan idola dan lagu-lagu baru setelah setahun menunggu.
-
Strategi khusus disiapkan untuk menghindari kemacetan parah usai konser selesai.
Suara.com - Kemeriahan konser BLACKPINK "DEADLINE" World Tour di Jakarta tak hanya soal penampilan panggung, tetapi juga perjuangan para penggemar alias BLINK untuk tiba dan pulang dari lokasi acara di Gelora Bung Karno (GBK).
Bagi Bila dan Nadya, dua penggemar asal Jakarta Utara, persiapan matang adalah kunci.
Keduanya bahkan sudah siap tempur sejak tiket konser mulai dijual pada bulan Juni lalu.
"Dari bulan Juni kita sudah siap-siap ya. Kita persiapin tiket dulu, pas war pertama sudah langsung dapat," ungkap Bila saat ditemui di lokasi konser pasa Sabtu, 1 November 2025.
Keduanya berhasil mengamankan kategori tiket yang berbeda. "Aku Cat 3," kata Bila, sementara "Aku Cat 1," sambung Nadya.
Antusiasme mereka juga terlihat dari persiapan kostum. Nadya mengaku sudah menyiapkan outfit-nya sejak Juni, berbarengan dengan pembelian tiket.
Sebaliknya, Bila justru lebih santai. "Kalau outfit kemarin aku mepet banget. Kemarin aku beli dan langsung dikirim same day," ceritanya sambil tertawa.
Penantian panjang selama lebih dari setahun membuat keduanya sangat tidak sabar menyaksikan idola mereka.
"Nungguin BLACKPINK dari tahun kemarin. Kan dia terakhir 2023, terus 2024 enggak ada. Jadi ya sudah dari tahun lalu nungguinnya," jelas Bila.
Baca Juga: Semalam GBK Macet Parah Jelang Konser BLACKPINK, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Masing-masing dari mereka punya penampilan yang paling ditunggu.
"Buat penampilan aku nungguin solo-nya Rose, terus nunggu banget lagu-lagu baru mereka," ujar Nadya.
"Aku Jennie. Pengin banget dengerin lagu baru, ngerasain hype-nya. Terutama yang 'Jump'," timpal Bila.
Selain persiapan tiket dan kostum, keduanya juga membawa perlengkapan wajib seperti jas hujan dan Tolak Angin untuk menjaga kondisi tubuh.
Namun, yang paling menarik adalah strategi mereka menghadapi horor kemacetan Jakarta usai konser.
Bila, yang datang menggunakan bus TransJakarta, punya trik jitu untuk menghindari macet parah saat bubaran.
"Aku siap buat ngehadapin padat dan crowded-nya jalanan. Soalnya aku enggak langsung pulang ke rumah. Aku ngungsi ke kos teman aku," bebernya.
Dia pun membagikan tipsnya kepada BLINK lain yang mungkin akan menghadapi situasi serupa.
"Tipsnya jangan langsung pulang, hahaha," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral! Pria Ini Bagikan 3 Trik Jitu Nonton Konser BLACKPINK Gratis
-
Realita Pahit Usai Konser BLACKPINK, Ojol Matikan Aplikasi Tembak Harga Ratusan Ribu di GBK
-
Jejak Digital Kiky Saputri Sindir Jennie Malas Diungkit, Imbas Terciduk Nonton Konser BLACKPINK
-
Momen Kocak Geng Nagita Slavina Nyasar di Konser BLACKPINK, Rela Hujan-hujanan Demi Jennie cs
-
Rose BLACKPINK Nobatkan BLINK Indonesia Jadi Penonton Paling Meriah: Kalian di Posisi Teratas!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik