- Film aksi Hong Kong berjudul Who Am I? dibintangi Jackie Chan akan tayang di Trans TV pada Jumat (21/11/2025) pukul 21.00 WIB.
- Film ini mengisahkan agen rahasia amnesia yang diburu sambil mencari identitasnya antara Afrika Selatan dan Rotterdam.
- Film legendaris ini terkenal karena adegan aksi ekstrem Jackie Chan, termasuk meluncur dari gedung 21 lantai tanpa pemeran pengganti.
Suara.com - Trans TV Jumat (21/11/2025) malam ini pukul 21.00 WIB akan menayangkan film action dari sang maestro bela diri, Jackie Chan berjudul Who Am I?.
Who Am I? dianggap sebagai salah satu film terbaik Jackie Chan yang dirilis pada 90-an. Sebelum Anda menyaksikan filmnya, berikut kami sajikan sinpopsisnya.
Di tengah era keemasan film laga Hong Kong pada dekade 90-an, Jackie Chan merilis salah satu karyanya yang paling ikonik dan berani, Who Am I ?.
Disutradarai bersama Benny Chan, film ini bukan sekadar pameran koreografi pertarungan yang memukau, tetapi juga sebuah petualangan spionase berbalut komedi dengan salah satu adegan aksi paling berbahaya dalam sejarah sinema.
Lebih dari dua dekade setelah perilisannya, Who Am I? tetap menjadi bukti sahih kejeniusan dan kenekatan seorang Jackie Chan.
Sinopsis: Amnesia di Tengah Konspirasi Global
Film ini mengisahkan seorang agen rahasia multinasional, yang diperankan oleh Jackie Chan, yang menjadi satu-satunya yang selamat setelah helikopternya jatuh di pedalaman Afrika Selatan, akibat pengkhianatan.
Ditemukan dan dirawat oleh suku asli setempat, ia menderita amnesia parah. Karena terus-menerus bertanya "Siapa aku?" ("Who am I?"), suku tersebut memberinya nama "Whoami".
Dengan ingatan yang terfragmentasi, Whoami memulai perjalanan berbahaya untuk menemukan kembali identitasnya.
Baca Juga: Kode Voucher Promo Buy 1 Get 1 Film Dopamin di Cinepolis
Perjalanannya membawanya dari sabana Afrika ke jalanan ramai Rotterdam, di mana ia bertemu dengan seorang jurnalis misterius, Christine Stark (Michelle Ferre), dan Yuki (Mirai Yamamoto), yang mengaku sebagai saudaranya.
Tanpa tahu siapa yang harus dipercaya, Whoami harus mengandalkan insting dan kemampuan bela dirinya yang luar biasa untuk bertahan hidup dari kejaran agen korup CIA dan penjahat yang menginginkan kepingan file berisi sumber energi baru yang sangat kuat.
Aksi Laga yang Mendefinisikan Ulang Batasan
Meskipun plotnya dianggap cukup standar untuk film mata-mata, Who Am I? diakui secara universal karena rangkaian adegan aksinya yang inovatif dan menantang maut.
Salah satu sorotan utama adalah pertarungan di atap gedung Willemswerf di Rotterdam.
Dalam adegan puncak ini, Jackie Chan menghadapi dua seniman bela diri tangguh (Ron Smoorenburg dan Kwan Yung) dalam sebuah koreografi yang cepat, brutal, sekaligus jenaka.
Namun, yang membuat film ini melegenda adalah adegan setelah pertarungan tersebut.
Tanpa menggunakan pemeran pengganti, Jackie Chan meluncur menuruni sisi miring gedung pencakar langit setinggi 21 lantai tersebut.
Aksi ini dianggap sebagai salah satu aksi paling berbahaya yang pernah dilakukan di layar lebar dan menjadi tolok ukur bagi film-film laga modern.
Selain itu, film ini juga menampilkan adegan kejar-kejaran mobil yang menegangkan dan pertarungan kreatif menggunakan bakiak kayu khas Belanda, menunjukkan kemampuan Chan dalam mengubah objek sehari-hari menjadi senjata yang efektif.
Warisan dan Resepsi Kritis
Who Am I? sering disebut sebagai salah satu film terbaik Jackie Chan di era 90-an.
Para kritikus memuji energi tanpa henti dan skala produksi internasionalnya yang ambisius.
Meskipun beberapa ulasan menyebut paruh pertama film terasa sedikit lambat dan humornya terkadang kurang mengena, paruh kedua film berhasil menebusnya dengan aksi tanpa henti yang memompa adrenalin.
Film ini adalah perpaduan sempurna antara formula James Bond dengan komedi fisik dan koreografi pertarungan khas Jackie Chan.
Pada usia 44 tahun saat film ini dibuat, Chan membuktikan bahwa ia masih berada di puncak kemampuannya, baik sebagai aktor, sutradara, maupun koordinator aksi.
Who Am I? bukan hanya sekadar film laga; ini adalah sebuah pernyataan tentang dedikasi seorang seniman terhadap karyanya, sebuah warisan yang akan terus menginspirasi generasi sineas dan penikmat film di seluruh dunia.
Berita Terkait
-
Kode Voucher Promo Buy 1 Get 1 Film Dopamin di Cinepolis
-
Sinopsis A Man on the Inside Season 2, Aksi Detektif Lansia Ungkap Kasus Kriminal
-
Sinopsis Air Mata Mualaf: Acha Septiasa Jatuh Cinta dengan Islam, Ditentang Ayah yang Pendeta
-
Sinopsis Leak 2: Jimat Dadong, Teror Ilmu Hitam Bali yang Tayang Hari Ini
-
Death Wish Malam Ini: Transformasi Brutal Bruce Willis dari Dokter Bedah Menjadi Malaikat Maut
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu
-
Dijodohkan dengan Ipar Syahrini, King Nassar Akhirnya Buka Suara Soal Perasaannya
-
Ultah ke-4, Ameena Makin Kritis: Minta Kejutan Tengah Malam hingga Undang Tamu Sendiri
-
King Nassar Siap Gelar Konser Tunggal Perdana, Bakal Lebih Heboh dari Aksi Panjat Tiang
-
Didik Anak Beribadah, Fairuz A Rafiq dan Sony Septian Terapkan 'Rapor Ramadan'
-
Update Kasus Lesti Kejora vs Yoni Dores, Rizky Billar Datangi Polda Metro Jaya
-
Akun TikTok Ini Kritik Kontribusi Tasya Kamila Sebagai Alumni LPDP Selevel Ibu-Ibu PKK: Sampah!
-
Jelang Akad Nikah, Pihak KUA Bocorkan Mahar Virgoun untuk Lindi Fitriyana
-
Produser Delon Tio Tegur Pemilik Usaha Usai Rekaman CCTV Lisa BLACKPINK di Indonesia Tersebar
-
Sudah Go Public, Hubungan Davina Karamoy dan Ardhito Pramono Santer Diduga Pengalihan Isu