Entertainment / Film
Rabu, 27 Mei 2026 | 19:00 WIB
Sinopsis Polar [IMDb]
Baca 10 detik
  • Film laga Polar (2019) yang dibintangi Mads Mikkelsen masih sangat layak ditonton di Netflix.
  • Kisahnya mengikuti Duncan Vizla, pembunuh bayaran yang berniat pensiun dengan tenang di wilayah bersalju.
  • Rencana pensiunnya terusik karena mantan bosnya mengirim tim pembunuh bayaran muda demi merampas dana pensiun Duncan.

Suara.com - Bagi para pencinta film laga dengan nuansa dark dan visual yang estetik, judul Polar tentu bukan hal yang asing.

Meskipun telah dirilis perdana pada 2019, film ini masih sangat layak untuk ditonton. Netflix jadi salah satu pilihan untuk menyaksikan aksi Mads Mikkelsen.

Film garapan sutradara Jonas Akerlund ini bisa dibilang menawarkan paket lengkap, mulai dari aksi brutal, pengkhianatan mendalam, dan plot twist yang emosional.

Sinopsis Polar

Cerita berpusat pada Duncan Vizla (diperankan oleh Mads Mikkelsen), seorang pembunuh bayaran paling mematikan di dunia yang dikenal dengan julukan "The Black Kaiser".

Duncan bekerja untuk sebuah organisasi pembunuh elit bernama Damocles. Di usianya yang menginjak 50 tahun, Duncan berada di ambang masa pensiun wajib sesuai kontrak perusahaan.

Sebagai aset berharga, Duncan memiliki dana pensiun yang sangat besar, yakni mencapai lebih dari 8 juta dolar AS.

Rencananya Duncan sederhana. Ia ingin menghabiskan sisa hidupnya dengan tenang di sebuah rumah terpencil di kawasan Montana yang bersalju, jauh dari senjata dan darah.

Namun, ketenangan Duncan terusik oleh keserakahan mantan bosnya, Mr. Blut (Matt Lucas). Blut yang eksentrik dan kejam berencana menjual perusahaannya.

Baca Juga: Sinopsis Office Romance, Film Netflix Jennifer Lopez dan Brett Goldstein

Sinopsis Polar [IMDb]

Untuk meningkatkan nilai valuasi perusahaan, Blut berusaha memangkas pengeluaran, termasuk menghindari pembayaran dana pensiun para agennya yang akan pensiun.

Strategi Blut sangat licik, yaitu membunuh para pensiunan agen agar dana mereka kembali ke kantong perusahaan secara otomatis melalui klausul kontrak.

Duncan, sebagai pemegang dana pensiun terbesar, tentu menjadi target utama. Blut mengirimkan tim pembunuh muda yang brutal dan haus darah—terdiri dari Sindy, Facundo, Alexei, Karl, dan Hilde—untuk menghabisi Duncan.

Mampukah Duncan lolos dari maut atas suruhan mantan bosnya? Segera tonton di Netflix mumpung masih ada.

Load More