-
Malam sebelum wafat, Epy Kusnandar bersikeras pergi ke warung makannya meski sedang sakit, bahkan mengumpulkan pegawainya untuk memberi evaluasi usaha seolah menjadi momen perpisahan.
-
Ia pulang larut malam dan ditemukan pingsan pada Rabu subuh, lalu dinyatakan meninggal dunia di RSPON Cawang pada pukul 14.24 WIB.
-
Keluarga memohon maaf atas segala kekhilafan almarhum, berharap semua yang ditinggalkan dapat mengikhlaskannya.
Suara.com - Kepergian Epy Kusnandar yang mendadak menyisakan cerita haru tentang malam terakhirnya.
Sebelum ditemukan tak sadarkan diri pada Rabu subuh, Epy Kusnandar sempat melakukan hal yang tak biasa pada Selasa malam.
Anak Epy Kusnandar, Damar Rizal Marzuki, yang saat kejadian baru saja tiba dari Yogyakarta, mendapatkan cerita dari keluarga di rumah mengenai gelagat sang ayah.
Meskipun kondisi kesehatannya sedang menurun dan sempat pingsan beberapa hari sebelumnya, Epy Kusnandar tetap ingin pergi ke warung makan miliknya.
Padahal, keluarga sudah meminta Epy Kusnandar untuk istirahat total di rumah dan tidak melakukan aktivitas berat. Namun, malam itu keinginan bintang sinetron Preman Pensiun itu sangat kuat.
“Nah katanya nggak tahu kenapa, di malam itu pengen banget ke warung. Pengen banget ke warung, terus tiba-tiba ngumpulin anak-anak warung, ceramah di situ,” ungkap Damar di rumah duka, kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (3/12/2025).
Tindakan Epy Kusnandar mengumpulkan para pegawai warung malam itu seolah menjadi momen perpisahan. Ia memberikan evaluasi tentang kelangsungan usaha kuliner yang baru tiga bulan tersebut.
Damar menyebut bahwa sikap ayahnya malam itu dinilai sangat berbeda dari biasanya oleh orang-orang di sekitarnya.
"Maksudnya lebih niatnya kan pengen evaluasi. Evaluasi 'Yuk warung udah jalan 3 bulan kita ke depannya bagaimana,' gitulah lebih ke arah situ. 'Enggak biasanya,' katanya kayak gini," lanjut Damar menirukan cerita kerabatnya.
Baca Juga: Polisi Sebut Warung Epy Kusnandar Bukan Dipalak Preman, Terus Apa?
Pertemuan tersebut berlangsung cukup lama hingga larut malam. Epy Kusnandar baru kembali ke rumah sekitar tengah malam dan beristirahat.
Siapa sangka, evaluasi warung tersebut menjadi interaksi terakhir Epy Kusnandar dengan para pegawainya.
“Nah pada saat itu emang pulang agak malam, nyampe rumah sekitar tengah malam jam 1 itu baru tidur katanya. Dan paginya itu kejadian,” tutur Damar.
Epy Kusnandar ditemukan pingsan di kamar pada Rabu subuh. Setelahnya, keluarga langsung membawa aktor 61 tahun tersebut ke rumah sakit.
Siang menjelang sore, atau tepatnya 14.24 WIB, Epy Kusnandar dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSPON Cawang, Jakarta Timur.
Mewakili keluarga, Deniar selaku adik Epy Kusnandar memohon maaf atas segala kesalahan kakaknya semasa hidup.
“Mudah-mudahan kita yang ditinggalkan tidak memberatkan Almarhum. Jika ada kekhilafan, kesalahan kata, kesalahan sikap, yang mungkin itu tidak berasa untuk kita, untuk Almarhum mohon dimaafkan semuanya,” ucap Deniar menutup pembicaraan.
Berita Terkait
-
Epy Kusnandar Dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Batal Dibawa Pulang ke Garut
-
Epy Kusnandar Sakit Apa? Punya Riwayat Kanker Hingga Penyumbatan Pembuluh Otak Belakang
-
Kisah Cinta Epy Kusnandar Penuh Perjuangan, Rela Tidur di Teras Kos Karina Ranau
-
Epy Kusnandar Sempat Pingsan Berkali-kali sebelum Meninggal, Tapi Menolak Diajak ke Dokter
-
Kronologi Meninggalnya Epy Kusnandar: Jatuh dari Kasur hingga Tekanan Darah Melonjak sampai 200
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus