- Trans TV menayangkan film Clash of the Titans 2010, mengisahkan Perseus memimpin misi membunuh Kraken demi menyelamatkan Putri Andromeda.
- Film arahan Louis Leterrier ini mendapat kritik visual 3D pasca-produksi terburu-buru meskipun sukses meraih pendapatan global lebih $493 juta.
- Meskipun secara visual memukau, film remake ini dikritik karena narasi lemah serta akting Sam Worthington yang dinilai kaku oleh kritikus.
Suara.com - Trans TV Rabu (17/12/2025) malam ini akan menayangkan film epik kolosal yang dirilis pada 2010, Clash of the Titnas.
Sebelum Anda menyaksikan film yang disutradarai Louis Leterrier ini, berikut kami sajikan sinopsisnya.
Clash of the Titans merupakan sebuah remake dari film klasik tahun 1981 karya Ray Harryhausen.
Dibintangi oleh deretan aktor papan atas seperti Sam Worthington, Liam Neeson, dan Ralph Fiennes, film ini menjanjikan tontonan epik kolosal yang menarik.
Clash of the Titans mengisahkan Perseus (Sam Worthington), seorang nelayan yang ternyata adalah demigod (setengah dewa), putra dari Zeus (Liam Neeson).
Perseus terjebak dalam perang antara manusia yang mulai membangkang dan para dewa yang murka.
Konflik memuncak ketika Hades (Ralph Fiennes), dewa dunia bawah, mengancam akan melepaskan Kraken, monster laut raksasa, untuk menghancurkan kota Argos kecuali Putri Andromeda (Alexa Davalos) dikorbankan.
Perseus, yang menolak status dewanya, memimpin sekelompok prajurit pemberani, termasuk Draco (Mads Mikkelsen) dan didampingi oleh Io (Gemma Arterton), dalam misi berbahaya menuju dunia terlarang.
Tujuannya satu: mencari cara membunuh Kraken sebelum terlambat.
Baca Juga: Sinopsis Disclosure Day: Film Alien Terbaru Steven Spielberg Siap Guncang Bioskop 2026
Secara visual, Clash of the Titans adalah pesta CGI. Desain makhluk mitologi seperti Medusa yang mematikan dan kalajengking raksasa (Scorpioks) dieksekusi dengan cukup baik untuk standar tahun 2010.
Momen puncak saat Liam Neeson meneriakkan kalimat ikonik, "Release the Kraken!", bahkan menjadi meme internet yang legendaris hingga hari ini.
Namun, di balik kemegahan visualnya, film ini mendapat sorotan tajam terkait narasinya. Sejumlah kritikus bahkan menyindir akting para aktornya.
Salah satu poin kritik terbesar yang diarahkan pada film ini adalah kualitas 3D-nya.
Berbeda dengan Avatar yang difilmkan dengan kamera 3D, Clash of the Titans dikonversi ke format 3D pada tahap pasca-produksi dengan terburu-buru demi mengejar tren pasar.
Film ini memiliki energi yang meledak-ledak, tapi gagal menangkap pesona dan keajaiban dari film aslinya tahun 1981.
Berita Terkait
-
Sinopsis Disclosure Day: Film Alien Terbaru Steven Spielberg Siap Guncang Bioskop 2026
-
Rekap Lengkap Avatar 1 & 2, Panduan Wajib Sebelum Nonton Fire and Ash
-
Suicide Squad: Ketika Penjahat Jadi Pahlawan dalam Kekacauan yang Menghibur, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Film Hokum, Ketika Novelis Horor Terjebak dalam Teror Mengerikan
-
Expend4bles: Aksi Saling Bunuh Jason Statham vs Iko Uwais, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan