- Fiersa Besari kembali naik panggung di Big Bang Festival 2025 setelah vakum selama satu tahun.
- Ia merilis lagu baru berjudul Tulang Punggung serta sempat melontarkan sindiran halus mengenai kondisi negara saat ini di atas panggung.
- Penampilan emosional tersebut ditutup dengan kolaborasi lintas genre bersama band emo, For Revenge, membawakan lagu Ada Selamanya.
2. Senggol pemerintah
Masih soal cerita di lagu dan candaan romantis di panggung. Fiersa Besari menggabungkan suasana hujan dengan perasaan galau penonton
"Hujannya disengaja biar kalau kalian ini menangis mendengarkan lagu Fiersa Besari, enggak ada yang tahu," ujar musisi berdarah Sunda ini.
Di momen ini, Fiersa Besari sedikit menyisipkan kritik pemerintah. Menyamakan perasaan galau penonton dan kondisi negara yang dianggap tak menentu.
"Ini negara juga enggak tahu mau ke mana. Enggak... bagus kok, negara yang bagus," kata Fiersa Besari.
"Maksud saya, sudah banyak kekacauan sehari-hari yang kita lihat. Ada baiknya kalau kita kurangi kekacauan yang ada di hati kita ya," imbuhnya seakan memberikan klarifikasi.
3. Perdana Membawakan Lagu Baru ‘Tulang Punggung’
Momen istimewa lainnya adalah saat Fiersa Besari membawakan lagu baru, 'Tulang Punggung'.
Lagu ini, menurut Fiersa Besari, sedikit berbeda dari karya-karya bertema patah hati yang biasa ia bawakan. Karena kali ini ia mengangkat tema realita hidup.
Baca Juga: Big Bang Festival Bakal Jadi Panggung Pertama Fiersa Besari Usai Hiatus
"Jadi mungkin tidak seperti biasanya, lagu kali ini yang saya ciptakan adalah keluh kesah kita-kita, orang-orang yang selama ini menjadi tulang punggung, yang disuruh tetap semangat, terus, ya gitulah ya, tahu ya," tutur sang musisi.
4. Kolaborasi dengan For Revenge
Fiersa Besari memberikan kejutan lain dengan memanggil band emo ternama, For Revenge. Kolaborasi ini disebutnya sebagai momen lintas genre.
"For Revenge ini adalah band yang saya sudah apa ya, sejalannya dulu kita nge-band bareng ya? Iya. Tahun 2008 lah," kenangnya.
Fiersa Besari menyoroti genre musik For Revenge yang dapat bertahan. Ia pun kagum karena para personelnya tetap konsisten.
"Kalau konsisten, meskipun aliran kamu emo, tetap bisa diterima masyarakat. Itu sebuah anomali ya, sebuah band emo diterima di tahun 2025, 2026, itu aneh banget ya kan?"
Meskipun berbeda aliran, keduanya membuktikan bahwa musik tidak berbatas genre.
"Tapi menandakan bahwa musik itu enggak berbatas genre-nya, benar enggak?" tanyanya kepada penonton.
Kolaborasi lintas genre tersebut mereka tutup dengan membawakan lagu gabungan mereka yang bertajuk 'Ada Selamanya, menutup comeback yang terasa purnakarya dan emosional.
Berita Terkait
-
Dari Runtuh Bersama Fiersa Besari, Feby Putri Menyebrang Lepas Senandung Harapan
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Big Bang Festival ke-8 Resmi Ditutup, Panggung Timur All Stars Siap Digelar 10 Januari
-
Fiersa Besari Murka, Pelaku Penabrakan Istri Tawar Damai Rp200 Ribu
-
Istri Ditabrak, Fiersa Besari Murka Usai Pelaku Remehkan Kondisi dan Tawarkan Uang Damai Rp200 Ribu
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Anak-Anak CBI Hidupkan Drama Musikal The Addams Family, Bawa Standar Walt Disney
-
Kim Myungsoo Bikin Jakarta Meleleh di Fancon Solo, Panggil Fans Sayangku hingga Joget Kicau Mania
-
Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy