Entertainment / Film
Senin, 12 Januari 2026 | 19:00 WIB
Papa Zola The Movie [Instagram]
Baca 10 detik
  • Film Malaysia "Papa Zola: The Movie" akan tayang di Indonesia pada 23 Januari 2026, didistribusikan oleh MD Pictures.
  • Film ini menampilkan premis penyelamatan putri yang diculik ke dunia game, didukung visual ambisius dengan peningkatan kualitas animasi signifikan.
  • Kekuatan utama film terletak pada eksplorasi emosi personal perjuangan ayah, dipadukan dengan humor khas Papa Zola yang tepat sasaran.

Suara.com - Film animasi asal Malaysia, Papa Zola: The Movie atau Papa Zola: Game On, siap menyapa penonton Indonesia mulai 23 Januari 2026. 

Setelah mencetak pencapaian box office di negara asalnya dan bersaing dengan film-film Hollywood, produksi Monsta Studios ini resmi didistribusikan di Tanah Air oleh MD Pictures.

Kehadiran film ini sempat memunculkan pertanyaan, mampukah Papa Zola, karakter pendukung yang identik dengan kelucuan dalam semesta BoBoiBoy, berdiri sebagai tokoh utama sebuah film layar lebar? 

Lewat cerita yang lebih personal, visual ambisius, dan muatan emosi yang kuat, film ini memberi jawaban yang cukup meyakinkan. 

Premis Sederhana dengan Eksekusi Solid

Film Papa Zola The Movie (Instagram/papapipizola)

Dari sisi cerita, Papa Zola: The Movie mengusung premis yang relatif sederhana namun dieksekusi dengan rapi. Papa Zola, yang selama ini dikenal sebagai guru "Kebenaran" yang konyol dalam semesta BoBoiBoy, ditampilkan dari sisi yang lebih personal. 

Dia adalah seorang ayah biasa yang berjuang demi keluarganya.

Masalah muncul ketika putri semata wayangnya, Pipi Zola, diculik alien bernama Kachax dan terperangkap di dalam dunia game simulasi. 

Bersama sang istri, Mama Zila, yang juga memiliki latar belakang sebagai mantan agen rahasia, Papa Zola harus masuk ke dunia digital tersebut demi menyelamatkan anaknya.

Baca Juga: Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood

Monsta Studios cukup cerdas memadukan formula petualangan penyelamatan dengan elemen khas video game. 

Penonton diajak melintasi berbagai "level" permainan, lengkap dengan rintangan platformer hingga pertarungan bos yang intens, tanpa terasa repetitif.

Visual Ambisius yang Terbayar

Sinopsis Papa Zola The Movie, Film Malaysia Kalahkan Avatar: Fire and Ash (imdb)

Salah satu kekuatan terbesar film ini terletak pada kualitas visualnya. Anggaran produksi yang disebut mencapai Rp85 miliar (sekitar 5 juta dolar AS) terasa nyata di layar. 

Dibandingkan versi serial televisinya, peningkatan kualitas animasi terlihat signifikan.

Dunia game yang ditampilkan terasa hidup dan penuh detail. Tekstur karakter lebih halus, pencahayaan digarap matang, dan efek partikel saat adegan aksi tampil mulus.

Bagi penonton anak-anak, visual yang cerah dan dinamis ini jelas memanjakan mata. Sementara bagi penonton dewasa, pencapaian teknis ini menjadi bukti bahwa animasi Asia Tenggara sudah berada di level yang kompetitif secara global.

Emosi Ayah dan Anak yang Mengena

Di balik kemasan petualangan dan komedi, kekuatan utama Papa Zola: The Movie justru terletak pada lapisan emosinya. Film ini berhasil menjembatani dua segmen penonton yakni anak-anak dan orang tua, khususnya para ayah.

Tanpa perlu dialog bertele-tele, film ini menyoroti pengorbanan seorang ayah yang rela mengorbankan seluruh hidupnya demi anaknya. 

Beberapa adegan ketika Papa Zola harus menahan rasa sakit, mengalah, atau tampak rapuh disajikan dengan sederhana, namun terasa jujur dan dekat dengan realitas.

Musik turut memainkan peran penting. Lagu dari Batas Senja yang digunakan dalam salah satu momen krusial menjadi penguat emosi. 

Perpaduan visual perjuangan Papa Zola dengan lirik yang reflektif tentang perjalanan hidup menciptakan momen sinematik yang berpotensi mengaduk perasaan penonton dewasa.

Humor Bapak-Bapak yang Tepat Sasaran

Film Papa Zola The Movie akhirnya tayang di Indonesia. [Suara.com/Tiara Rosana]

Meski menyentuh, Papa Zola tetap setia pada identitas komedinya. Humor khas Papa Zola, yang sarat dengan dad jokes dan kepercayaan diri berlebih, disebar dengan ritme yang pas. 

Lelucon hadir sebagai jeda alami di tengah ketegangan, tanpa merusak emosi yang sedang dibangun.

Celetukan andalan "Kebenaran!" masih menjadi senjata ampuh untuk memancing tawa, terutama ketika satu bioskop menertawakan kekonyolan yang terasa akrab dan membumi.

Secara keseluruhan, Papa Zola: The Movie tampil sebagai tontonan keluarga yang solid di awal 2026. Keputusan MD Pictures membawa film ini ke Indonesia terbilang tepat. 

Di balik animasi penuh warna dan komedi ringan, film ini menyimpan pesan universal tentang peran, pengorbanan, dan kasih sayang orang tua.

Film ini layak ditonton bersama keluarga. Anak-anak akan menikmati aksinya, sementara orang tua, terutama para ayah, mungkin pulang dengan perasaan hangat dan refleksi sederhana tentang arti hadir bagi anak. 

Pastikan tetap duduk hingga akhir, karena adegan tambahan di credit scene memberi petunjuk penting menuju kelanjutan semesta BoBoiBoy.

Load More