- Doktif menuduh Richard Lee menunggak pajak mobil mewah Rolls-Royce selama tiga tahun dengan potensi kerugian negara mencapai Rp1 miliar.
- Doktif mengungkap adanya ketidaksinkronan harga mobil antara klaim di media sosial (Rp20 miliar) dengan data pendaftaran pajak (Rp8 miliar).
- Aksi pembongkaran ini dilakukan Doktif untuk menuntut keadilan bagi wajib pajak dan membuktikan bahwa status sosial tidak seharusnya membuat seseorang kebal hukum.
Suara.com - Perseteruan antara Dokter Detektif atau yang akrab disapa Doktif dengan Dokter Richard Lee (DRL) semakin memanas.
Setelah Richard ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, Doktif kini mulai membongkar gaya hidup mewah sang dokter yang dinilai janggal.
Salah satunya, Doktif menuding Richard Lee tidak membayarkan pajak mobil mewahnya, Rolls-Royce.
"Doktif meminta dia agar dia membayar pajak yang sudah tidak dia bayarkan tiga tahun belakangan. Kerugian negara itu mungkin mencapai satu miliar," ujar Doktif ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Januari 2026.
Selain menunggak bayar pajak, Doktif menduga ada upaya manipulasi harga mobil Rolls-Royce milik Richard. Richard kata dia melakukan itu, demi menghindari kewajiban pajak yang besar.
Kecurigaan ini muncul karena adanya perbedaan mencolok antara pengakuan Richard Lee di media sosial dengan data yang ditemukan.
Doktif menduga adanya ketidakjujuran terkait nilai aset yang dipamerkan oleh pemilik klinik kecantikan tersebut kepada publik.
"Jadi selama ini dia membuat konten pamer Rolls Royce Rp20 miliar. Pada saat dia membayar pajak mendaftarkan di tanggal 10 November 2025, harga yang dia tulis di situ adalah Rp 8 miliar ya," ungkapnya.
"Jadi di sini Doktif akan bongkar semua kebohongan DRL agar masyarakat tahu siapa dia sebenarnya," tambahnya.
Baca Juga: Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL
Aksi Doktif yang merembet ke urusan pajak kendaraan mewah ini sempat dipertanyakan oleh awak media.
Banyak yang penasaran mengapa masalah skincare kini justru meluas hingga ke urusan pribadi dan harta benda sang dokter.
Menanggapi hal tersebut, Doktif merasa memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan ketidakadilan sosial, terutama dalam hal ketaatan membayar pajak.
"Seperti ini, Doktif sebagai warga negara Indonesia yang membayar pajak mobil, membayar pajak motor. Apakah seorang DRL yang selebgram, yang dokter, yang kaya raya, yang merasa punya link di atas, bisa bebas tidak membayar pajak?" tutur Doktif.
Baginya, ini bukan sekadar urusan mencari kesalahan orang lain atau menyerang secara pribadi.
Doktif menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menuntut keadilan bagi seluruh wajib pajak di Indonesia.
"Doktif minta keadilannya. Ya kalau misalnya dia tidak membayar pajak mobil mewah, apalagi kita yang mobil biasa. Ya kalau gitu sama-sama nggak usah bayar pajak dong," ucapnya.
Berita Terkait
-
Richard Lee Klaim Lolos Sidang Etik, Dakwaan Pidana Tetap Bergulir
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Richard Lee Segera Jalani Sidang, Kejaksaan Kerahkan 7 Jaksa Penuntut
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?