- Setelah 6 tahun mediasi kekeluargaan buntu, Teddy Pardiyana resmi mengajukan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama Bandung demi hak anaknya, Bintang.
- Teddy mengaku kesulitan mencocokkan jadwal pertemuan dengan anak-anak Sule (Rizky Febian dan Putri Delina) untuk membahas warisan secara formal.
- Sambil menunggu proses hukum, Teddy membantah menguasai aset mendiang istri dan kini bertahan hidup dengan berjualan angkringan sebagai orang tua tunggal.
Teddy juga menyadari bahwa langkahnya ini pasti akan kembali memicu reaksi beragam dari netizen di media sosial.
Namun pria ini memilih untuk menutup telinga dan fokus pada kewajibannya sebagai ayah untuk memenuhi hak sang anak.
"Saya kurang apa ya ibaratnya kurang nanggapi mau netizen bilang A, B, C," kata Teddy Pardiyana.
"Selama haknya si Dede Bintang atau emang kebutuhannya harus diperjuangkan, ya saya perjuangkan," imbuhnya.
Untuk menepis tuduhan menguasai harta, Teddy kembali membeberkan fakta lama mengenai aset-aset peninggalan almarhumah istrinya.
Ia menegaskan, seluruh dokumen penting berupa sertifikat dan perhiasan berharga sudah ia serahkan secara resmi kepada pihak keluarga Sule sejak lama.
Teddy bercerita, ia pernah menyimpan semua aset berharga tersebut di dalam Safe Deposit Box (SDB). Namun, kunci akses ke simpanan tersebut sudah ia berikan sepenuhnya kepada Putri Delina.
"Dulu kuncinya ditaruh di SDB bank swasta 293. Semuanya sudah diambil sama Teh Putri," ungkap Teddy Pardiyana membela diri.
Di tengah perjuangan hukumnya yang melelahkan, Teddy Pardiyana juga harus memutar otak untuk bertahan hidup.
Baca Juga: Dua Tahun Berlalu, Nathalie Holscher Ungkap Alasan Buka Hijab: Aku Kecewa Sama Allah
Teddy Pardiyana kini menyambung hidup dengan menjadi pengusaha kecil-kecilan di bidang kuliner.
"Kemarin buka Angkringan Bintang. Ini menunya," tutur Teddy sambil menunjukkan bukti kerja kerasnya sebagai orangtua tunggal.
Tapi namanya bisnis, Pendapatan tidak selalu stabil. Namun ia tetap bersyukur bisa memberikan nafkah halal bagi Bintang.
"Kadang ramai, kadang sepi sih," cerita Teddy mengenai kondisi ekonominya saat ini.
Kini, Teddy Pardiyana hanya bisa berharap agar proses hukum di Pengadilan Agama Bandung bisa segera tuntas tanpa hambatan lagi.
Baginya, penetapan ahli waris ini adalah harga mati demi memastikan masa depan Bintang tetap terjamin, meskipun ia harus tetap banting tulang berjualan di pinggir jalan.
Berita Terkait
-
Bantah Lempar Skrip ke Wajah Kru TV, Sule: Kalau Sofa Pernah
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Viral Curhatan eks Tim Kreatif Ini Talkshow Dilempar Skrip ke Muka, Ciri-Ciri Pelaku Jelas Banget
-
Curhatan Eks Kru Ini Talkshow Viral, Mengaku Dilempar Skrip oleh Host Terkenal
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan