Entertainment / Film
Senin, 19 Januari 2026 | 19:00 WIB
5 Centimeters per Second (Dok. CoMix Wave Inc)

Suara.com - Film anime 5 Centimeters per Second kembali tayang pada Jumat, 16 Januari 2026.

Karya sutradara Makoto Shinkai ini dikenal sebagai salah satu film bergenre romansa paling melakonlis yang pernah dibuat.

Seperti diketahui, film ini pertama kali diputar di bioskop Jepang pada tanggal 3 Maret 2007.

Namun, kini tayang ulang di bioskop untuk menyambut versi live-action, yang sudah tayang di Jepang sejak Oktober 2025, tapi baru akan hadir di layar lebar Indonesia tahun ini. 

Versi tayang ulangnya akan mulai diputar di bioskop pada 16 Januari 2025, berdurasi 77 menit dan diikuti dengan soundtrack "One More Time, One More Chance" dan 15 menit post-credit scene. 

Post-credit scene tersebut berisi behind the scene, cerita Makoto dalam pembuatan film animasinya sekitar 20 tahun lalu.  Dalam ceritanya, sang sutradara mengatakan bahwa film ini seperti "serpihan dirinya" pada masa tersebut.

Didasarkan pada kisahnya sendiri, di mana dia harus menempuh jarak yang jauh dan kesulitan menghubungi pasangannya.

Sinopsis 5 Centimeters per Second

5 Centimeters per Second

5 Centimeters per Second tersusun dari tiga bagian pendek berjudul Cherry Blossom Story, Cosmonaut, dan 5 Centimeters per Second.

Baca Juga: Escape Plan 2 Malam Ini: Penjara Teknologi Canggih Tempat Tahanan Dipaksa Bertarung seperti Binatang

Ketiganya dirangkai menjadi satu kisah utuh tentang jarak, waktu, dan perasaan yang perlahan berubah seiring hidup berjalan.

Saat pertama kali dirilis pada 2007, film 5 Centimeters per Second mengisahkan hubungan Takaki Tono dan Akari Shinohara yang perlahan merenggang karena jarak dan keadaan.

Pada bagian Cherry Blossom Story, Akari menyampaikan pada Takaki bahwa kelopak bunga sakura jatuh dengan kecepatan sekitar 5 sentimeter per detik.

Sebuah kalimat sederhana yang kemudian menjadi metafora utama film ini, tentang hal-hal indah yang perlahan menjauh tanpa bisa ditahan.

Masuk ke Cosmonaut, hadir Kanae, sosok yang menemani Takaki setelah Akari pergi. Ia pernah mengatakan bahwa kecepatan pesawat luar angkasa bisa mencapai ribuan kilometer per jam, namun tetap membutuhkan waktu lama untuk sampai ke tujuan.

Salah satu bagian paling membekas adalah perjalanan Takaki dengan kereta dari Tokyo untuk bertemu kembali dengan Akari setelah setahun berpisah.

Load More