Bola / Bola Indonesia
Minggu, 08 Maret 2026 | 11:24 WIB
Kapten Persebaya, Bruno Moreira, dijaga oleh tiga pemain Borneo FC dalam laga lanjutan pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam. [Persebaya.id]
Baca 10 detik
  • Persebaya kalah telak 1-5 dari Borneo FC dalam BRI Super League di Stadion Segiri pada Sabtu malam (7/3/2026).
  • Pelatih Bernardo Tavares mengindikasikan evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan atas kegagalan mengkonversi peluang menjadi gol.
  • Meskipun sudah mengantisipasi ancaman lawan, Persebaya akan menghadapi Persita Tangerang setelah jeda kompetisi tiga pekan.

Suara.com - Persebaya Surabaya babak-belur saat dijamu Borneo FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Berlaga di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam, Bajul Ijo harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telaj 1-5.

Lima gol Pesut Etam masing-masing dicetak Mariano Peralta, Koldo Obieta, Marcos Astina dan brace Juan Villa. Sementara tim tamu mendapatkan gol hivuran lewat Leo Lelis.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil tersebut.

Menurut Tavares, Persebaya sebenarnya juga mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun Bajol Ijo hanya mampu mengonversinya menjadi satu gol.

"Kami juga punya beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi," kata dia melansir laman resmi klub, Minggu (8/3/2026).

Ia menilai para pemain sudah berusaha menjalankan rencana permainan yang dipersiapkan tim pelatih, mulai dari bermain agresif, memenangkan duel, hingga menciptakan peluang di lini depan.

"Kami sudah menganalisis lawan, menunjukkan video kepada pemain, dan melakukan latihan untuk mempersiapkan pertandingan ini. Namun hari ini kami tidak mampu menunjukkan performa terbaik," sambungnya.

Tavares juga menjelaskan beberapa gol yang dicetak Borneo FC sebenarnya sudah diantisipasi dalam persiapan sebelum pertandingan, termasuk ancaman tembakan jarak jauh dari para pemain Pesut Etam.

Baca Juga: Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!

"Kami sudah membahas hal itu dalam persiapan. Kami mencoba menutup ruang di sekitar kotak penalti karena kami tahu mereka memiliki pemain dengan tembakan kuat dari luar kotak," jelasnya.

Meski tertinggal, Persebaya tetap berusaha bermain menyerang hingga akhir pertandingan. Bajol Ijo tercatat melepaskan 13 tembakan sepanjang laga, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.

"Ketika kami tertinggal, kami punya dua pilihan, menyerah atau terus mencoba. Kami memilih untuk tetap menyerang. Tetapi ketika kami membuka ruang, Borneo kembali mencetak gol," ungkapnya.

Selanjutnya Persebaya akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (4/4/2026) mendatang setelah kompetisi Super League memasuki jeda selama tiga pekan.

Load More