Suara.com - Industri hiburan Korea Selatan diguncang kabar mengejutkan tentang skandal pajak Cha Eun Woo.
Personel ASTRO yang juga aktor papan atas ini dilaporkan diminta membayar tagihan pajak tambahan dengan dengan nominal fantastis.
Isu ini pun langsung memicu beragam reaksi dari publik dan penggemar di seluruh dunia.
Berikut kronologi dugaan kasus pajak yang menjerat Cha Eun Woo.
1. Penyelidikan oleh National Tax Service (NTS)
Cha Eun Woo saat ini tengah berada di bawah pengawasan ketat National Tax Service (NTS) Korea Selatan.
Otoritas pajak tersebut melakukan penyelidikan menyeluruh terkait adanya dugaan penghindaran pajak yang melibatkan pendapatan Cha Eun Woo.
NTS dikenal progresif dalam memantau kepatuhan pajak para selebriti dengan penghasilan tinggi untuk menjaga transparansi finansial di industri hiburan.
2. Tagihan Pajak Tambahan Mencapai Rp240 Miliar
Cha Eun Woo dikabarkan diminta membayar pajak tambahan sebesar lebih dari 20 miliar KRW, atau kurang lebih Rp240 miliar.
Angka ini disebut sebagai salah satu tagihan pajak tambahan terbesar yang pernah menimpa seorang selebriti dalam sejarah dunia hiburan Korea.
Baca Juga: Cha Eun Woo dan Ibunya Dituding Gelapkan Pajak, Fantagio Angkat Bicara
3. Berawal dari Audit Sebelum Wajib Militer
Dugaan pelanggaran sebenarnya sudah mulai terendus sejak Juli tahun lalu, tepat sebelum Cha Eun Woo berangkat menjalani wajib militer.
Pihak NTS melakukan audit intensif yang memang merupakan prosedur standar bagi individu dengan kekayaan bersih tinggi.
Dari audit inilah muncul kecurigaan terhadap pengelolaan keuangan sang aktor selama beberapa tahun terakhir.
4. Sorotan Terhadap Agensi Satu Orang Milik Sang Ibu
Fokus penyelidikan otoritas pajak mengarah pada sebuah perusahaan manajemen yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo.
NTS mencurigai entitas tersebut hanyalah sebuah perusahaan cangkang (paper company) yang dibentuk untuk memanipulasi aliran pendapatan.
Skema ini diduga digunakan untuk mengalihkan penghasilan agar dikenakan tarif pajak yang lebih rendah daripada seharusnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cha Eun Woo dan Ibunya Dituding Gelapkan Pajak, Fantagio Angkat Bicara
-
Sinopsis The First Ride: Film Komedi Baru Kang Ha Neul, Kim Young Kwang, dan Cha Eun Woo
-
6 Drama Cha Eun Woo Wajib Ditonton Selama Wamil, Bikin Rindu Terobati!
-
Rayakan Ultah Mendiang Moonbin ASTRO, Postingan Cha Eun Woo Bikin Sedih
-
Sering Bintangi Drama Anak Sekolahan, Cha Eun Woo Bilang Begini
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik