Suara.com - Pendakwah Kadam Sidik mendadak panen kritik setelah unggahannya di X ramai diduga menyindir kematian selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dalam unggahannya, Kadam menyinggung tentang dosa manusia dengan gaya hidup malam clubbing alias dugem.
"Tidak ada kebaikan bagi mereka yang suka clubbing, kecuali bertaubat kepada Allah. Ya Allah, ampuni mereka dan berikanlah hidayahmu," tulisnya.
Sejumlah warganet merasa unggahan Kadam Sidik ditujukan pada Lula Lahfah yang dulu dikenal sebagai selebgram dengan sirkel suka party.
Putra dari tokoh agama dari Kiai Sufyan Bangkalan itu pun dikritik tidak memiliki empati terhadap orang yang baru meninggal.
Sebagai tanggapan, Kadam Sidik meluruskan bahwa dia sama sekali tidak membahas tentang Lula Lahfah.
"Lah, ini dikira saya bahas orang yang baru meninggal? Demi Allah, yang ubun-ubun saya berada dalam genggamannya," ujarnya.
"Tak terlintas sedikit pun terlintas untuk ngomongin beliau. Kepikiran aja tidak. Rahimahallah wa ghafara dzanbah," kata Kadam menyambung.
Seorang warganet berkomentar bahwa Kadam hanya tidak tepat waktu karena momen unggahannya dibagikan tak lama setelah kabar Lula Lahfah meninggal ramai di media sosial.
Baca Juga: Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
"Karena momennya pas banget dengan kabar duka seseorang yang kebetulan sangat cocok dengan kriteria yang kamu tulis, kamu jadi terkesan kurang empati," komentar seorang warganet.
"Coba kalau kamu ngetweet-nya kemarin atau sebulan lagi, mungkin tidak akan jadi masalah," kata si warganet menyambung.
Kadam Sidik kemudian menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui masa lalu Lula Lahfah karena tidak pernah mengikuti kabar sang selebgram.
"Saya ngikutin yang bersangkutan saja tidak. Saya juga tidak tahu yang bersangkutan ternyata punya masa lalu demikian," ucap pendakwah kelahiran Makkah tahun 2002 tersebut.
"Dunia tidak berputar di satu orang. Semoga Allah rahmati, terima amalnya, dan ampuni dosanya," tuturnya.
Sementara itu, Lula Lahfah meninggal dunia pada di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada usia 26 tahun.
Jenazah kekasih Reza Arap tersebut telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur, pada Sabtu, (24/1/2026) siang.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Penjelasan Ayah Lula Lahfah Soal Penyebab Kematian Sang Anak
-
Momen Reza Arap Tenangkan dan Kuatkan Ayah Ibu Lula Lahfah di Pemakaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah
-
Sakit Borongan, Gejala ISK yang Dibeberkan Lula Lahfah Sebelum Meninggal
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi