Entertainment / Gosip
Sabtu, 07 Februari 2026 | 07:00 WIB
Komika atau pelawak tunggal Pandji Pragiwaksono berjalan untuk memenuhi panggilan klarifikasi di Polda Metro Jaya, Jumat (6/2/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz]
Baca 10 detik
  •  Pandji memuji Gibran Rakabuming sebagai contoh pejabat yang dewasa dalam merespons komedi, meski dirinya turut menjadi sasaran joke tersebut.
  • Melalui keterangan tertulis, Wapres Gibran menyatakan dukungannya terhadap kebebasan berekspresi anak muda, termasuk karya-karya Pandji Pragiwaksono.
  • Kendati mendukung, Gibran tetap mengingatkan pentingnya menjaga etika, norma budaya, dan nilai agama dalam berkarya agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Suara.com - Pandji Pragiwaksono menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai contoh baik pejabat dalam menangkap lelucon atau materi stand up comedy.

Alih-alih tersinggung atau bahkan marah, Gibran tak ambil pusing disebut 'ngantuk' oleh Pandji dalam pertunjukan spesial miliknya, Mens Rea.

"Saya rasa Wakil Presiden Gibran jadi contoh bahwa gimana baiknya menangkap sebuah joke, gimana baiknya memproses sebuah joke," ujar Pandji Pragiwaksono usai diperiksa kasus dugaan penistaan agama di Polda Metro Jaya Jumat malam (6/2/2026).

Menurut Pandji, dunia seni peran atau komedi tunggal memerlukan ruang berekspresi yang luas. Tujuannya, agar kreativitas tidak mati.

"Bahwa sebuah joke itu tidak perlu ditanggapi terlalu serius dan tidak perlu sampai menciptakan permasalahan. Saya rasa itu indikasi yang cukup baik," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Gibran dalam keterangan tertulisnya memberikan dukungan terhadap ruang berekspresi anak-anak muda, termasuk yang dilakukan Pandji dalam kesenian stand up comedy.

"Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono, untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa," kata Gibran.

Kendati begitu, Gibran tetap mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berekspresi dengan menyesuaikan nilai-nilai di masyarakat.

"Sesuai dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama," ujarnya.

Baca Juga: Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama

Diperiksa 8 Jam

Hari ini, Pandji jalani pemeriksaan terkait laporan dugaan penistaan agama. Materi Pandji soal salat dan analogi memilih pemimpin dianggap segelintir pihak menodai keyakinan umat muslim.

Materi Pandji terkait pemberian proyek kepada ormas Islam juga ditanyakan penyidik. Selama pemeriksaan, Pandji disodorkan potongan-potongan Mens Rea di media sosial yang bersumber dari Netflix.

Pandji tetap pada sikapnya bahwa ia tak melakukan penistaan agama. Kendati begit, ayah dua anak ini akan ikuti semua proses hukum yang berlaku di Indonesia.

Load More