- Pandji Pragiwaksono bersama pengacaranya, Haris Azhar, mendatangi MUI untuk bersilaturahmi dan mengklarifikasi maksud materi stand up comedy 'Mens Rea' yang viral.
- Selain berdialog dengan MUI, Pandji menyatakan akan bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat mendatang.
- Pandji menegaskan tidak kapok dan akan terus berkarya karena merasa materinya dibuat murni untuk menghibur, tanpa niat jahat untuk menyinggung pihak mana pun.
Suara.com - Pandji Pragiwaksono ditemani pengacaranya, Haris Azhar, bersilaturahmi ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.
Kedatangan mereka terkait dengan isi materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' yang disoal segelintir orang. Seperti diketahui, Pandji, di dalam materinya, menyinggung salat dan ormas Islam penerima proyek tambang dari pemerintah.
"Niatnya tabayyun, silaturahmi, menjelaskan situasi yang berkembang belakangan ini," kata Haris Azhar.
Menurut Pandji, pertemuannya dengan perwakilan MUI berlangsung hangat. Ia bersyukur karena akhirnya bisa menjelaskan secara langsung kepada mereka.
"Alhamdulillah, dialognya terjadi dengan menyenangkan, penuh tawa," kata Pandji Pragiwaksono.
"Saya senang punya kesempatan untuk bertemu dan menjelaskan. Karena itu buat saya yang paling krusial," ujarnya lagi.
Pandji Pragiwaksono tidak secara spesifik menyebut jokes mana yang ia bahas di dalam pertemuan. Yang jelas, di dalam, mereka menonton bareng Mens Rea di Netlix.
"Ya intinya adalah saya tadi berdialog dan kami sempat menonton pertunjukannya bareng-bareng terus udah gitu sempat ada diskusi," kata Pandji Pragiwaksono.
"Sebagai seniman ketika saya bikin karya, tentu ada banyak penafsiran. Tapi senimannya sendiri kan juga bisa ditanya untuk kejelasan maksud dari sebuah karya. Gitu, kurang lebih," katanya menambahkan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
Setelah sempat berdiskusi, Pandji Pragiwaksono kembali fokus pada kasusnya.
"Sementara itu dalam waktu dekat kita juga akan hadir ke undangan dari penyidik Polda Metro Jaya hari Jumat jam 10.00," terang Pandji Pragiwaksono.
Pandji Pragiwaksono juga berjanji kooperatif menjalani perkara hukum dan pasrah apa yang akan terjadi nanti.
"Saya akan jalanin prosesnya saja, tidak akan menghindar. Saya juga siap berdialog, itu juga alasan saya datang ke sini," terang Pandji Pragiwaksono.
Pandji menambahkan, "Sisanya saya ikutin prosesnya aja. Apapun yang terjadi di ujung saya percaya itu untuk kebaikan, insya Allah."
Terus Berkarya
Berita Terkait
-
MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama
-
MUI Dukung MK Hapus Jatah Tambang untuk Ormas Keagamaan
-
Saat Tawa Dikepung Intelijen: Menguji UU Polri Lewat Ruang Publik Habermas
-
Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan