Suara.com - Media sosial X tengah diramaikan dengan perdebatan antara netizen Korea Selatan alias Knetz dengan warganet Asia Tenggara yang menamakan diri mereka SEAblings.
Perdebatan berawal dari sejumlah Knetz menyindir perempuan-perempuan Asia Tenggara yang memuja penyanyi Korea Selatan.
Salah satu cuitan yang paling banyak ditanggapi dan telah tayang sebanyak 18 juta kali berasal dari akun X @Geamadefucku.
"Kecoa-kecoa Asia Tenggara (perempuan), plis enyah saja sana. Kenapa enggak dukung penyanyi negara kalian sendiri, kenapa malah dukung penyanyi Korea?" tulis akun @Geamadefucku dengan huruf Korea yang disebut hangeul.
Sindiran tersebut dianggap rasis dan ditanggapi warganet dari negara-negara Asia Tenggara yang merasa tak terima.
Meski banyak penggemar KPop berasal dari Asia Tenggara, warganet SEAblings menegaskan penyanyi asal negara mereka juga punya suara yang tak kalah indah.
Nama Feby Putri dijadikan salah satu contoh karena sempat berduet dengan rapper asal Korea Selatan, LOCO.
Knetz yang menghina penyanyi Asia Tenggara lantas diingatkan soal reaksi mereka saat menyaksikan penampilan Feby Putri dan LOCO di acara "L1VE WIRE" MNET pada Agustus 2025.
Baca Juga: Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
Knetz dengan tulisan Hangul dan bahasa mereka kala itu memuji Feby Putri setinggi langit.
"Suaramu bagus sekali, aku meleleh," komentar akun @ssi*** di YouTube MNET.
"Orang ini penyanyi-penulis lagu Indonesia. Suaranya benar-benar gila," sahut akun @JH***.
"Suara Feby Putri sangat cocok dengan lagunya dan begitu menyenangkan untuk didengarkan sehingga meskipun saya tidak mengerti liriknya, saya tetap bisa bersenandung dan menikmati suasanya," kata akun @Lalaj***.
"Saya sangat suka suara penyanyi Indonesia ini. Rasanya seperti mendengarkan desiran angin yang menenangkan," timpal akun @nn-hx***.
Sebagai informasi, Feby Putri menjadi rekan duet LOCO dalam lagu "No Where".
Berita Terkait
-
Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
-
No Tail To Tell Absen Tayang Pekan Ini, Ini Alasannya
-
WN Korea Hina Baskara Mahendra sampai Rendahkan Indonesia, Netizen Indonesia Tak Tinggal Diam
-
Survey: Film Indonesia Saingi Popularitas Drama Korea
-
Sinopsis Canvas of Blood, Kim Nam Gil dan Park Bo Gum Berebut Kekuasaan di Film Sejarah Baru
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu