- Muncul kembali desakan untuk membuka kasus kematian Kurt Cobain menyusul adanya dugaan pembunuhan berdasarkan analisis forensik independen terbaru.
- Kurt Cobain dan Nirvana merupakan pilar utama grunge yang mengubah tren musik, budaya, hingga gaya busana Generasi X menjadi lebih jujur dan sederhana.
- Meski kejayaan grunge meredup setelah kematian Kurt, pengaruh suaranya tetap hidup sebagai DNA musik bagi banyak musisi modern saat ini.
Suara.com - Teori antitesis penyebab kematian tragis Kurt Cobain, pentolan unit grunge asal Seattle, kembali mengemuka belakangan ini.
Autopsi ulang dari sekelompok ilmuan forensik independen menyimpulkan adanya kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kematian Kurt. Singkat kata, ada hipotesis kalau Kurt meninggal bukan bunuh diri, tapi dibunuh.
Para ilmuan tersebut menyebut bahwa penyerang kemungkinan memasukkan heroin ke tubuh Kurt dalam dosis tinggi sebelum menembak kepalanya, mirip skenario film-flm thriller.
Hasil temuan, yang sebenarnya bukan barang baru ini kemudian didengungkan, mendesak otoritas setempat membuka kembali kasus kematian Kurt Cobain pada 30 tahun silam.
Agak jauh menengok ke belakang, hidup dan matinya Kurt Cobain secara kental memengaruhi segala lini seperti budaya dan estetika. Nirvana, band yang dibidani Kurt jadi tonggak kejayaan musik grunge di awal 90-an.
Meski sebelumnya, musik grunge lebih dulu digaungkan band-band seperti Green River, Soundgarden, dan Melvins. Mereka melahirkan suara 'kotor' dan berat, berbeda dari warna musik yang digemari ketika itu.
Musik grunge atau seattle sound merupakan peleburan energi punk rock, heavy metal yang berat, dan kebebasan indie rock.
Ciri khas paling mudah ditebak adalah riff gitar tebal dipadu lirik kasar mengangkat tema keresahan. Kaum muda alias generasi X waktu itu merasa terwakili oleh idola baru mereka.
Standar di dunia fashion pun bergeser. Jika sebelumnya di era rock penuh kemewahan, kini pakaian seperti jeans belel, kemeja flanel, dan sepau bot jadi tren.
Baca Juga: Bukan Bunuh Diri? Temuan Baru Forensik Sebut Kurt Cobain Dibunuh dan Lokasi Kejadian Direkayasa
Alih-alih memoles penampilan, anak muda ketika itu memilih kenyamanan, kejujuran, dan apa adanya, sejalan dengan 'ideologi' yang ditawarkan grunge.
Smells Like Teen Spirit, singel andalan di album Nirvana bertajuk Nevermind, jadi lagu kebangsaan anak-anak muda di zamannya. Syair di dalam lagu dinilai sangat mewakili keresahan mereka, penuh dengan emosi dan kejujuran.
Tapi, pergeseran budaya pop ini tak berlangsung lama. Kematian tragis Kurt mengubah segalanya dan jadi pukulan telak bagi musik grunge.
Grunge mulai meredup, tanda berakhirnya era keemasan. Ditambah, warna musik baru, Nu-metal lahir, seperti yang didengungkan, Korn, Limp Bizkit, Slipknot, dan lain-lain.
Kendati tiarap, grunge jadi warisan abadi. Sampai saat ini, tak sedikit band atau penyanyi yang terpengaruh seattle sound, atau kini lebih cocok disebut post-grunge. Sebut saja ada, Foo Fighters, Billie Eilish, Puddle of Mudd, hingga Hoobastank.
Ya, DNA grunge tetap hidup, meski dalam wujud berbeda.
Berita Terkait
-
Roby Satria Jadi Vokalis Suarakan Jeritan Buruh, Didukung Sesama Musisi
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Meninggal pada 1994, Kurt Cobain Disayangkan Tak Sempat Menikmati Teknologi GPS
-
Frances Bean Cobain Dikaruniai Anak Pertama, Kurt Cobain Resmi Jadi Kakek
-
3 Drama China yang Dibintangi Landy Li di WeTV, Terbaru Ada Love of Nirvana
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea
-
Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan