Entertainment / Music
Rabu, 25 Februari 2026 | 15:05 WIB
King Nassar ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (9/5/2025). [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]
Baca 10 detik
  • King Nassar memilih menyajikan lagu secara spontan mengikuti energi dan kenyamanan penonton saat tampil di Jakarta Selatan.
  • Penonton lebih menyukai penampilan Nassar yang liar dan tidak terduga, termasuk permintaan aksi panggung ekstrem yang terkadang berisiko.
  • Gaya panggung mendadak ini memerlukan musikalitas tinggi dan koordinasi erat dengan band pribadi yang sangat memahami dirinya.

Suara.com - King Nassar selalu menarik perhatian di segala penampilan. Mulai dari lantunan suara hingga aksi nekat yang bahkan sampai naik ke tiang.

Nassar nyatanya memiliki rahasia unik di balik penampilan yang selalu enerjik dan penuh kejutan. Salah satunya soal lagu yang disajikan secara spontan.

Nassar menjelaskan, ia lebih suka mengikuti suasana hati dan energi dari para penonton. Baginya, kenyamanan penonton adalah prioritas utama dibandingkan mengikuti setlist.

"Karena kan memang aku kalau nyanyi suka-suka hati ya lagunya. Ntar pindah ke sini, ntar pindah ke sini," tutur Nassar ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026),

Menurut pengamatan Nassar, penonton justru akan merasa heran jika dirinya tampil terlalu formal atau terlihat sangat teratur. 

King Nassar ditemui di Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Februari 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

Mereka lebih menyukai sisi dirinya yang liar dan tidak terduga saat sedang beraksi.

"Jadi yang mereka mau dari aku tuh nyanyi anarkis gitu, yang brutal aja, yang bebas pindah-pindah lagu semau-maunya," kata Nassar.

"Kalau tiba-tiba aku nyanyinya serius, kayak penyanyi-penyanyi pada normal umumnya ya, pasti mereka gini, Nassar kenapa ya? Lagi kurang enak badan apa gimana?" imbuhnya.

Tak hanya soal urutan lagu, mantan suami Muzdalifah ini juga seringkali diminta melakukan aksi panggung ekstrem. 

Baca Juga: Lesti Kejora Dipolisikan Yoni Dores, King Nassar Beri Reaksi Bijak

Ia mengaku kerap menuruti permintaan penggemar meski situasi di lapangan terkadang cukup berbahaya.

"Biar kata gerimis hujan, tiang nyetrum juga disuruh naik. Penonton mah begitu gitu," selorohnya menceritakan pengalaman manggungnya yang penuh risiko.

Tentu saja, gaya panggung yang serba mendadak ini menuntut kesiapan mental dan musikalitas yang tinggi. 

Hal ini berkaitan erat dengan koordinasi antara dirinya dan para pemain musik di belakangnya.

"Makanya band, aku bawa band sendiri, karena mereka yang mengerti," kata Nassar menekankan pentingnya chemistry dengan tim pribadinya.

Kendati demikian, Nassar tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan band pengiring yang disediakan oleh pihak penyelenggara acara. 

Ia biasanya memberikan peringatan terlebih dahulu kepada tim musik setempat.

"Kalau band dari orang (penyelenggara), ya kita info dulu, 'Mohon maaf nanti ditambah-tambah,'" ucap penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ini menutup pembicaraan.

Load More