Entertainment / Gosip
Rabu, 25 Februari 2026 | 12:35 WIB
King Nassar. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Nassar dikaitkan dengan Lala Nurlela, kakak ipar Syahrini, setelah muncul isu perjodohan dari warganet.
  • Nassar menilai Lala kriteria wanita idaman, namun mengakui perlunya restu keluarga besar sebelum melangkah jauh.
  • Komunikasi intens antara Nassar dan Lala masih terbatas pada acara profesional, bukan pertemuan pribadi mendalam.

Suara.com - Nassar dikabarkan dekat dengan kakak ipar Syahrini, Lala Nurlela. Isu ini muncul lantaran keduanya pernah ada di acara yang sama.

Warganet kemudian menjodohkan Nassar dengan Lala Nurlela. Perjodohan ini pun, disambut positif penyanyi 38 tahun tersebut.

"Iya dong (masuk kriteria), karena keibuan banget, cewek banget, wanita banget," ujar Nassar ditemui di Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa, 24 Februari 2026.

Meski memuji setinggi langit, mantan suami Muzdalifah ini menyadari kenyataan tidak semudah apa yang dibayangkan netizen. 

Ada banyak pertimbangan keluarga besar yang harus ia hargai sebelum melangkah lebih jauh.

kolase foto Lala Nurlela dengan adik iparnya, Syahrini dan Reino Barack (Instagram/@princessyahrini/@lala_nurlelaa)

Apalagi, sosok yang dimaksud merupakan bagian dari keluarga besar "Incess" Syahrini. 

Nassar mempertanyakan restu dari pihak keluarga wanita tersebut mengenai isu perjodohan ini.

"Kita kan mesti nanya, teteh punya anak, punya (saudara)... Setuju apa tidak? Dan banyak hal lah gitu, jadi tidak mudah sebenarnya.," tutur Nassar kepada awak media.

Terkait kelanjutan hubungan mereka, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ini mengaku bersikap santai. Ia memilih mengikuti alur takdir yang akan membawanya nanti.

Baca Juga: Adik Syahrini Bandingkan Sikapnya dengan Chef Devina Soal Foto Dicomot: Kalau Saya Mah Ikhlas Aja!

"Kelanjutannya sebenarnya ya kalau kita mau... kalau aku mah bebas," ucap pria kelahiran Bandung itu dengan nada santai.

Hingga saat ini, komunikasi antara Nassar dengan Lala Karmela ternyata belum sedalam yang dikira banyak orang. 

Mereka jarang bertatap muka secara intens dalam suasana yang privat.

Pertemuan mereka biasanya hanya terjadi dalam momen-momen pekerjaan atau acara tertentu saja. Hal inilah yang membuatnya tidak mau gegabah bicara soal perasaan.

"Ketemunya gitu kalau acara, misalkan gitu," imbuhnya menjelaskan frekuensi pertemuan mereka.

"Jadi belum ada ketemu gitu, jadi nggak bisa langsung bilang 'oh iya cinta' gitu, itu berarti bohong," pungkasnya menutup pembicaraan.

Load More