- Ben Kasyafani dan Marshanda tetap kompak berkoordinasi mengatur jadwal Lebaran anak mereka, Sienna, demi kenyamanan bersama.
- Ben memilih tidak mudik karena pekerjaan dan fokus merayakan hari raya di rumah ibunda dengan menu khas opor ayam.
- Memasuki usia 42 tahun, Ben berkomitmen untuk terus berbenah diri agar dapat menjadi sosok panutan (role model) yang lebih baik bagi anak-anak
Suara.com - Ben Kasyafani memutuskan untuk tidak mudik pada momen Lebaran tahun ini lantaran adanya komitmen pekerjaan dalam waktu dekat.
Tidak hanya mengurus agenda pribadi, Ben juga telah berkoordinasi dengan mantan istrinya, Marshanda, untuk menyusun jadwal pertemuan putri semata wayang mereka, Sienna.
"Lebaran biasanya hari pertama di rumah aku, habis itu hari kedua baru bareng sama Caca (Marshanda)," kata Ben Kasyafani saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa, 17 Maret 2026.
Meski terkadang ada agenda keluarga yang berbenturan, hal tersebut tidak menjadi kendala berarti. Ben mengaku bahwa selama ini proses diskusi dengan Marshanda selalu berjalan dengan baik.
"Terus koordinasi sama Caca ada acara di mana, sejauh ini nggak pernah ada masalah," terang Ben Kasyafani.
Selain membahas mengenai pola asuh bersama atau co-parenting, bintang sinetron Tukang Bubur Naik Haji ini juga menceritakan tradisi hidangan di rumahnya.
"Ayam opor ayam kecap Ibu sih biasanya. Jadi khusus pas takbiran tuh kumpul di rumah Ibu ya sudah masak opor segala macam terus makan bareng-bareng," ungkap aktor sekaligus presenter berusia 42 tahun ini.
Di samping menikmati hidangan khas Lebaran, Ben juga tidak segan membantu pekerjaan ringan di rumah, termasuk ikut mengasuh keponakan-keponakannya yang masih kecil.
Menjelang hari raya, Ben pun merefleksikan diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa dan memberikan teladan yang baik bagi buah hatinya.
Baca Juga: Baim Wong Tak Batasi Anak Lebaran Bareng Paula Verhoeven: Kita Mah Fleksibel, Gak Pernah Dipersulit
"Makin bisa berumur makin bisa lebih dewasa banyak yang harus bisa lebih pantas menjadi role model buat anak-anak," katanya.
Berita Terkait
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular