Suara.com - Temuan buhul dan sesajen yang diduga terkait santet mendadak viral di media sosial setelah diunggah seorang pengguna Threads.
Peristiwa ini disebut terjadi di kawasan Pantai Parangkusumo, Bantul, Yogyakarta, yang dikenal memiliki nuansa mistis kuat di kalangan masyarakat.
Unggahan tersebut langsung menyedot perhatian warganet karena memperlihatkan benda-benda mencurigakan berupa buhul, sesajen, dan foto seorang perempuan.
Pengunggah dengan akun @_dikc menceritakan pengalamannya saat menemukan benda tersebut usai sahur di lokasi pantai tersebut.
"Mau cerita singkat aja di sini, tadi pagi habis sahur aku ke pantai Parkus lalu nemu sajen berisi semangkok darah," tulisnya pada Senin, 16 Maret 2026.
Dia juga mengaku melihat cipratan darah mengenai foto yang berada di dalam rangkaian sesajen tersebut sehingga membuatnya ketakutan.
"Aku cuma diam dan doain mbaknya semoga selalu dalam lindungan Allah, jujur nggak berani buka buhulnya," lanjutnya dalam unggahan tersebut.
Unggahan itu semakin ramai setelah seorang akun bernama @dmay*** mengaku sebagai sosok dalam foto yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Astaghfirullah ini aku kak, izin DM ya kak," tulis akun tersebut yang diduga menjadi target dari praktik santet tersebut.
Baca Juga: Kejutan Ulang Tahun Nyeleneh, Pria Ini Diberi Sesajen Oleh Temannya
Cerita ini membuat warganet geger karena calon korban justru mengetahui dugaan upaya santet melalui media sosial.
"Kaget banget ada yang nemu buhul santet di pinggir pantai, lalu diupload dan lewat di beranda calon korbannya," tulis seorang warganet.
"Alhamdulillah ya Allah kalau nyampe ke calon korban, benar-benar pertolongan yang luar biasa," tulis pengguna lainnya.
Dalam kepercayaan masyarakat Indonesia, benda seperti foto, buhul, dan sesajen sering dikaitkan dengan praktik ilmu hitam.
Foto biasanya dianggap sebagai penanda target agar energi negatif tidak salah sasaran dalam praktik santet tersebut.
Sementara buhul dipercaya sebagai media penyimpan mantra yang semakin kuat jika simpulnya semakin rapat dan kompleks.
Berita Terkait
-
Pengunggah Foto Viral Sesajen Santet Bersyukur Wanita yang Jadi Korban Muncul
-
9 Larangan Bagi Turis di Bali, Hati-hati Area Suci, Sakral dan Sesajen
-
Syukuran Kendaraan Baru, Unik Sesajen Penuhi Hampir Semua Bagian dalam Mobil
-
Potret Syukuran Keluarga setelah Beli Mobil Baru, Sesajen di Dalam Kabin Bikin Salah Fokus
-
Mukbang Sesajen Ayam Ingkung di Kuburan, Aksi Pria Ini Bikin Publik Heran
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya