Pemilihan Paapa Essiedu sebagai sosok Severus Snape dalam serial terbaru Harry Potter produksi HBO menuai banyak pro kontra.
Banyak yang merasa Paapa Essiedu tidak cocok memerankan Snape, terutama karena warna kulitnya yang berbeda dengan penggambaran di novelnya.
Meski banyak yang menentang nyatanya peran Snape tetap diterima oleh Essiedu yang sebenarnya bukanlah sosok asing di dunia seni peran.
Sejak memulai debutnya pada tahun 2012, ia telah membangun reputasi yang solid melalui panggung teater Inggris dan berbagai serial televisi bergengsi.
Buat kamu yang ingin tahu lebih banyak tentang pemeran Snape ini, simak dulu ulasan proyek film dan serial terbaik Paapa Essiedu berikut ini.
1. Murder on the Orient Express (2017)
Dalam adaptasi novel Agatha Christie ini, Essiedu mendapatkan peran kecil sebagai seorang polisi muda.
Walaupun kemunculannya tergolong singkat di antara deretan bintang besar seperti Johnny Depp, proyek ini menjadi batu loncatan penting bagi karier layar lebarnya.
2. I May Destroy You (2020)
Baca Juga: Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
Serial BBC dan HBO ini menjadi titik balik besar bagi Essiedu.
Memerankan karakter Kwame, ia berhasil menampilkan performa yang emosional dan autentik saat berhadapan dengan tema trauma serta identitas.
Kemampuannya menggambarkan kerentanan karakter menuai banyak pujian dari kritikus.
3. Anne Boleyn (2021)
Essiedu tampil memukau sebagai George Boleyn dalam drama sejarah yang penuh intrik ini.
Meskipun serialnya sempat menuai diskusi terkait akurasi sejarah, intensitas akting Essiedu dalam menggambarkan dinamika keluarga kerajaan tetap menjadi daya tarik utama.
Berita Terkait
-
Jerome Kurnia dan Lukman Sardi Lawan Pesugihan di Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
-
Wujudkan Mimpi Jadi Pejuang, Beby Tsabina Bakal Pegang Senjata di Film Sejarah Emmy
-
Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini
-
Usai Taklukkan Panggung Dunia, Yohanna Siap Getarkan Bioskop Indonesia 9 April Mendatang
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Penyelundupan Emas Ilegal
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan