- HAHA Production mengumumkan film drama berjudul Sebelum Tiga Puluh, syuting di Jakarta dan Singkawang mulai 2 April 2026.
- Film ini dibintangi Chicco Kurniawan dan Nadya Arina, mengangkat kisah nyata tentang perjuangan hidup dan literasi keuangan.
- Sutradara Danial Rifki fokus pada isu investasi jarang diangkat, dengan rencana penayangan di bioskop tahun ini.
Suara.com - Rumah produksi HAHA Production resmi mengumumkan proyek layar lebar terbaru mereka berjudul Sebelum Tiga Puluh.
Film bergenre drama ini dijadwalkan memulai proses pengambilan gambar pada 2 April 2026, dengan mengambil lokasi di Jakarta dan Singkawang.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin, 30 Maret 2026, tim produksi memperkenalkan jajaran pemain utama yang dipasangkan untuk pertama kalinya, yakni Chicco Kurniawan dan Nadya Arina.
Keduanya akan membawakan cerita yang diangkat dari kisah nyata mengenai perjuangan hidup, ambisi, hingga literasi keuangan.
Sutradara Danial Rifki mengungkapkan bahwa alasan dirinya tertarik menggarap proyek ini adalah visi besar untuk menjadikan film sebagai medium perubahan hidup.
Menurutnya, Sebelum Tiga Puluh tidak hanya menjual drama perjuangan biasa, tetapi masuk ke ranah yang jarang disentuh film Indonesia, yakni dunia investasi.
"Visi pribadi saya, film itu media yang mengubah hidup. Ketika datang proyek ini, saya lihat ceritanya life-changing banget. Saya harus riset di sebuah dunia yang sama sekali baru, yaitu dunia investasi," kata Danial Rifki.
"Perjuangan tokoh ini benar-benar dari nol, dari rata tanah sampai sukses sebelum usia 30," sambungnya lagi.
Aktor Chicco Kurniawan didapuk memerankan tokoh utama bernama Ivan. Chicco menyebut Ivan sebagai sosok yang ambisius dan memiliki ketahanan luar biasa terhadap kegagalan.
Baca Juga: Jerome Kurnia dan Lukman Sardi Lawan Pesugihan di Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Demi peran ini, Chicco bahkan berkesempatan bertemu langsung dengan sosok asli yang menginspirasi cerita ini.
"Ivan itu orang yang enggak mau gagal. Gagal itu kalau dia berhenti, kalau masih dijalankan berarti belum gagal. Aku sudah bertemu dengan sosok aslinya, ngobrol dan dengerin ceritanya lebih banyak," tutur Chicco.
"Walaupun tidak diambil semua persis, tapi ada bagian yang aku pelajari banget tentang apa yang dia percaya," tambahnya.
Lawan main Chicco, Nadya Arina, akan berperan sebagai Clara. Bagi Nadya, film ini memiliki kedekatan personal karena usianya yang akan menginjak 30 tahun pada tahun depan.
Namun, tantangan terberat baginya bukan pada usia, melainkan pada tuntutan fisik untuk sebuah adegan unik.
"Tahun ini adalah momen aku mencoba banyak hal baru, salah satunya belajar menjadi mermaid untuk film ini. Ada teknik khususnya untuk meliuk di air dan membuat efek visual menggunakan udara. Cukup capek, tapi menarik. Film ini menyadarkan bahwa kita harus mandiri dan jangan pernah takut gagal," ungkap Nadya.
Berita Terkait
-
Film Horor "Aku Harus Mati" Siap Menghantui Bioskop 2 April 2026: Jual Jiwa Demi Harta
-
Iklan Film Aku Harus Mati Bikin Resah, Warga Desak Segera Turunkan
-
Sinopsis Film Sori: Voice from the Heart, Kisah Haru Ayah dan Robot Pencari Suara
-
Diprotes Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Ini Rekam Jejak Akting Paapa Essiedu
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan