Entertainment / Gosip
Jum'at, 10 April 2026 | 21:00 WIB
Insanul Fahmi membantah kalau baju yang dikenakan Wardatina Mawa saat sidang cerai sama dengan baju yang dipakai saat mereka akad nikah. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Wardatina Mawa mengenakan gaun putih saat sidang perceraian di Pengadilan Agama Lubuk Pakam pada 25 Maret 2026.
  • Mawa mengklaim gaun tersebut merupakan busana pernikahannya sebagai simbol perdamaian atas perpisahan dengan sang suami.
  • Insanul Fahmi membantah klaim Mawa dan menegaskan bahwa busana tersebut hanyalah pakaian formal berwarna putih biasa.

Suara.com - Insanul Fahmi angkat bicara soal busana sidang perceraian Wardatina Mawa yang sempat heboh.

Mawa sempat menyebut gaun putih yang dia kenakan adalah gaun pengantin saat dia ijab kabul dengan Insan.

Namun pernyataan Mawa dibantah oleh Insanul Fahmi. Insan mengatakan, busana serba putih tersebut bukan baju yang dipakai saat mereka menikah.

"Enggak sih kayaknya kayaknya bukan baju akad sih," kata Insanul Fahmi ditemui usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Jumat (10/4/2026).

Menurut Insanul Fahmi, pakaian tersebut hanyalah busana formal berwarna putih. Tidak ada makna apapun yang terkandung seperti curhat Mawa di Instagram.

"Baju putih aja sih. Setahuku itu cuma sekadar baju putih aja," ujar suami siri Inara Rusli tersebut.

Insanul Fahmi bahkan secara terang-terangan meragukan ingatan Mawa terkait detail busana pernikahan mereka. 

Ia merasa model baju yang dikenakan Mawa saat sidang berbeda dengan kenyataan saat akad.

"Enggak sih, kayaknya baju akadnya enggak gitu soalnya, tapi ya enggak tahu ya," imbuh Insan dengan singkat.

Baca Juga: Banjir Kritik, Wardatina Mawa Tetap Pertahankan Video Jogetnya di Instagram

Sebelumnya, Wardatina Mawa sempat curhat soal pemilihan busana saat menghadiri sidang cerai dengan Insanul Fahmi.

Peristiwa ini terjadi Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan pada Rabu (25/3/2026).

Mawa mengklaim bahwa baju muslim putih yang ia kenakan adalah busana yang dipakainya saat akad nikah dulu.

"Baju warna putih ini masih menyimpan gema akad itu, setiap detiknya seperti mengulang kata 'selamanya' yang pernah kita yakini," tulis Wardatina Mawa dalam keterangan unggahannya.

Bagi Mawa, mengenakan baju sakral di hari perpisahan adalah caranya untuk berdamai dengan keadaan. 

Ia ingin melepaskan semua harapan yang pernah ia gantungkan sepenuhnya kepada sang suami.

Load More