Suara.com - Kisah mengharukan datang dari Azril, bocah asal Temanggung, Jawa Tengah, di media sosial setelah videonya mengantarkan cicilan sang ibu dalam kondisi penuh debu arang mencuri perhatian publik.
Sosok Azril pertama kali viral saat videonya diunggah oleh akun TikTok @vanosaputra008 pada 2024.
Dalam video, Azril terlihat datang dengan wajah cemong dan pakaian lusuh, membawa uang cicilan untuk diserahkan kepada penagih.
Wajah polosnya yang dipenuhi noda hitam pekat membuat banyak orang tersentuh, terlebih saat ia tetap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan penuh keceriaan.
Kehidupan Azril jauh dari kata mudah. Sepulang sekolah, ia tak langsung bermain seperti anak seusianya, melainkan ikut sang ibu, Prihati, yang bekerja sebagai buruh harian lepas di pabrik arang dengan penghasilan terbatas.
Lingkungan kerja yang penuh debu dan kotoran arang menjadi keseharian Azril. Di usianya yang masih anak-anak, tentu hal tersebut bukan hal yang mudah.
Prihati sendiri mengaku telah lama berjuang seorang diri untuk menghidupi anaknya.
“Saya kerja di pabrik arang sudah lima tahunan. Kalau sekarang di pabrik briket, dekat rumah di Gandulan ini,” katanya melansir Radar Magelang, Senin, 20 April 2026.
Baca Juga: Unik dan Edukatif, Relawan Berkostum Warokan Bagikan MBG di Sekolah
Kondisi ekonomi yang serba kekurangan membuat Prihati terpaksa berutang demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hal inilah yang akhirnya membuat Azril turut berperan membantu, termasuk mengantarkan cicilan dengan kondisi apa adanya.
Kondisi pabrik arang tempat ibu Azril bekerja
Momen sederhana tersebut justru menyentuh hati banyak orang dan menjadi viral di media sosial.
Setelah kisahnya ramai diperbincangkan, perhatian pun datang dari pemerintah.
Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung menyalurkan berbagai bantuan kepada Prihati pada Jumat, 17 April 2026.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok hingga perlengkapan rumah tangga seperti sembako, lemari, kasur, dan peralatan memasak.
Azril juga mendapatkan perlengkapan sekolah serta makanan bergizi untuk menunjang tumbuh kembangnya.
Tak hanya bantuan sementara, Kemensos juga memastikan pendampingan berkelanjutan dengan mengoordinasikan Prihati agar masuk dalam program bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sehingga kehidupan mereka ke depan diharapkan menjadi lebih baik.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Misteri Kematian Sekeluarga di Tenda Temanggung, Diduga Keracunan Makanan
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Air PAM Berpotensi Mati di 7 Wilayah Jakarta Barat hingga 22 Juli, Ini Daftar Lokasinya
-
Promo BRImo di Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Ada Cashback Wastra Hingga Rp150 Ribu
-
Belajar Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dengarlah Nyanyian Angin
-
Andritany Ardhiyasa Bertahan di Persija, Siap Bantu Macan Kemayoran Kejar Gelar Juara
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Direncanakan, Tertunda Imbas Pemangkasan Anggaran
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Lawan Perubahan Iklim: 87 Persen Emisi dari Transportasi Darat dan Urgensi Angkutan Massal
-
6 HP dengan GPS Terbaik Harga Rp1 Jutaan Buat Narik Ojol, Navigasi Akurat Baterai Badak Awet
-
Abaikan Peringatan Keras Zulhas, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Usai Terjaring OTT KPK