- Iqbaal Ramadhan menjadi produser eksekutif sekaligus pemeran dalam film Monster Pabrik Rambut yang rilis pada 4 Juni 2026.
- Film ini menyoroti isu sistem kerja eksploitatif dan tidak sehat berdasarkan pengalaman pribadi Iqbaal sejak usia sembilan tahun.
- Konferensi pers di Jakarta Selatan pada 20 April 2026 menjelaskan cerita film mengenai tiga bersaudara yang mengalami kelelahan kerja.
Suara.com - Iqbaal Ramadhan kembali duduk sebagai produser eksekutif. Kali ini hadir dalam film yang juga dimainkan olehnya, Monster Pabrik Rambut.
Ada alasan personal yang membuat Iqbaal Ramadhan mau menginvestasikan uangnya di film Monster Pabrik Rambut.
Hal itu karena kedekatan cerita dengan kehidupan yang pernah dijalani olehnya.
"Saya punya kedekatan yang gede banget gitu sama sistem pekerjaan yang eksploitatif dan juga abusif gitu," ujar Iqbaal Ramadhan dalam konferensi pers di Bangka, Jakarta Selatan pada Senin, 20 April 2026.
Ia mengungkapkan, pengalaman bersinggungan dengan sistem kerja yang tidak sehat sudah dirasakannya sejak umur 9 tahun.
"Di perjalanan karier saya, ada aja tuh ketemu sama kayak situasi-situasi pekerjaan yang kok kayaknya ini sangat tidak memanusiakan manusia ya?" ungkapnya.
Bahkan dari pekerjaan yang dianggapnya tidak memanusiakan manusia tersebut, Iqbaal Ramadhan menganggap hasil yang didapat tidak sepadan dengan jerih payahnya.
"Mendapatkan keuntungan yang bahkan saya sendiri pun tidak merasakan apa untungnya ini buat buat saya? Kenapa ini sepihak doang? gitu," curhat mantan personel Coboy Junior tersebut.
Nasib ini pun tidak jauh berbeda dengan orang-orang di sekeliling Iqbaal Ramadhan.
Baca Juga: Sinopsis Apex, Charlize Theron Diburu Psikopat Kejam di Tengah Alam Liar
Hal tersebut ia sadari setelah banyak bertukar pikiran dengan rekan-rekannya yang memiliki latar belakang profesi berbeda.
"Banyak ngobrol sama temen-temen juga ternyata ini tuh jadi sebuah hal yang universal," jelas bintang film Dilan ini.
Iqbaal Ramadhan bahkan menceritakan nasib temannya yang berprofesi sebagai kontraktor namun tetap diteror pekerjaan oleh sang bos di akhir pekan.
"Bagaimana weekend aja tuh tetap diteror oleh bosnya," kata sang aktor.
Sebagai gambaran, film ini mengisahkan tiga kakak beradik yang bekerja di sebuah pabrik rambut. Ceritanya juga akan menyoroti bagaimana sistem kerja yang overwork.
Penasaran seperti apa film Monster Pabrik Rambut? Saksikan di bioskop mulai 4 Juni 2026.
Berita Terkait
-
Charlie's Angel 2019: Aksi, Feminis, dan Penuh Gaya, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Monster Pabrik Rambut: Horor Tanpa Hantu Teror Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Geger Makna Nomor Baju Napi di Film Ghost In the Cell, Joko Anwar Diduga Sisipkan Ayat Suci
-
Gokil! Film Ghost in the Cell Karya Joko Anwar Raup 600 Ribu Penonton dalam 3 Hari
-
Mengenang 7 Film Terbaik Nayato Fio Nuala yang Wajib Ditonton Ulang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan