- Warga Sawangan, Depok, dihebohkan oleh kabar bohong (hoaks) mengenai pocong keliling yang meminta tali pocongnya dilepaskan.
- Isu muncul karena adanya jenazah yang dikubur tanpa melepas tali pocong atas permintaan keluarga, namun narasi penampakannya tidak terbukti.
- Pihak RT dan kepolisian telah memastikan situasi kondusif dan menegaskan bahwa kabar teror makhluk halus tersebut hanyalah berita palsu.
Suara.com - Warga Sawangan, Depok, baru-baru ini dibuat resah atas beredarnya isu dengan narasi pocong keliling meneror orang-orang.
Kabar mistis ini pertama kali mencuat melalui pesan berantai dari mulut ke mulut hingga sampai ke telinga para konten kreator.
Salah satunya adalah akun TikTok @/kurirbetawi yang turut menyoroti kejadian yang dianggap meresahkan masyarakat di kawasan Pasir Putih tersebut.
"Yang lagi viral di Sawangan, beredar broadcast pocong keliling minta bukain tali pocongnya," ujar pria dalam video TikTok tersebut pada Jumat, 24 April 2026.
Kreator itu juga memberikan pesan kepada warga sekitar agar tetap waspada jika bertemu dengan sosok yang menyeramkan itu.
Dikhawatirkan isu ini dimanfaatkan oknum yang hendak berbuat jahat.
"Pokoknya kalau ketemu ada dia nih, tegep aja udah. Kalau enggak, pukul pake kayu," ucapnya.
Isu yang semakin liar ini pun langsung membuat pihak pengurus lingkungan setempat serta kepolisian segera turun tangan melakukan pengecekan.
Herman selaku Ketua RT 04 RW 04 Kelurahan Pasir Putih menelusuri kebenaran kabar tersebut.
Baca Juga: Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
Pihak RT mengakui bahwa pesan bergambar mengenai penampakan mahluk itu memang sudah tersebar luas di dalam grup internal warga.
"Sudah ada di grup lingkungan ini. Viral penampakan pocong," ungkap Herman dalam keterangan di akun Instagram @/depok24jam.
Usut punya usut, awal mula munculnya kabar horor ini ternyata berkaitan dengan cerita seputar proses pemakaman di TPU terdekat.
Berdasarkan informasi dari penggali makam, memang ada jenazah yang dikubur tanpa dilepas tali pengikat kain kafannya atas permintaan pihak tertentu.
"Pernah bercerita ada jenazah yang dikuburkan dari ustatnya menginginkan tali pocong tidak dilepas," kata Herman menjelaskan asal-usul isu tersebut.
Tapi, Herman menegaskan bahwa kabar pocong yang bergentayangan di lingkungan Sawangan itu hanyalah sebuah berita bohong alias hoaks.
"Isu yang beredar gentayangan pocong di lingkungan itu tidak ada dan tidak benar alias hoax," katanya.
Berita Terkait
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Review Warung Pocong: Bikin Ketawa Sekaligus Merinding, Ini Alasan Film Ini Beda!
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
6 Kapal Dicegat Iran di Selat Hormuz Senin Pagi, Matikan Sistem Navigasi
-
A Painted House: Kisah si Kecil Luke dan Takdir yang Tak Selalu Memihak
-
Tito Karnavian Minta Persetujuan Anggaran Rehab-Rekon Sumatera Dipercepat
-
Dari Lelucon Erotis hingga Arisan Valas: Sisi Lain Kaum Borjuis Tempo Dulu
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai, Bawang, Beras hingga Daging Kompak Naik, Tekan Daya Beli Masyarakat
-
Bagaimana Mangrove Membantu Nelayan Kuri Caddi Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem?
-
Kaesang Masuk 'Kandang Banteng' di 2029: Siapa Lebih Kuat, Figur Jokowi atau Mesin PDIP?
-
Sebanyak 69,5 Persen UMKM Kesulitan Akses Pembiyaan Perbankan, Ini Faktornya
-
Ulasan Film Smile 2: Sekuel Paling Mencekam dengan Nuansa Horor yang Pekat!
-
Fakta Baru di Sidang Pencemaran Nama Baik Heni Sagara: Pabrik Pernah Disegel dan Izin Kedaluwarsa