- Anggota DPR Rieke Diah Pitaloka dan Habiburokhman memberikan dukungan kepada mantan ART Erin Taulany terkait kasus hukum yang sedang berjalan.
- Habiburokhman menilai penerapan UU Perlindungan Data Pribadi dalam kasus antara Erin Taulany dan mantan ART-nya tersebut sangat tidak patut.
- Pengacara Erin Taulany meminta Rieke Diah Pitaloka bersikap netral dengan mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak secara adil.
Suara.com - Erin Taulany merasa tersudut karena dalam kasusnya dengan Hera, sang mantan ART mendapat dukungan dari anggota DPR Rieke Diah Pitaloka dan Habiburokhman.
Rieke bahkan melakukan pertemuan dengan Hera dan Nia Damanik, selaku penyalur Hera ke Erin. Di situ, Rieke berjanji akan memberikan dukungan serta bakal mengawal kasus tersebut sampai selesai.
Sementara itu, Habiburokhman melalui pernyataan resminya menilai penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dalam kasus ini sangat tidak patut.
Politikus dari Partai Gerindra ini juga mengingatkan kepada Erin Taulany dan pengacaranya agar hukum tidak dijadikan alat untuk menindas masyarakat kecil.
Menanggapi keterlibatan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka yang mendampingi Hera dalam kasus ini, Sunan Kalijaga meminta agar sang wakil rakyat bisa berdiri di tengah dan melihat kasus dari dua sisi.
Sunan menekankan bahwa keadilan tidak boleh hanya berpihak pada satu lapisan masyarakat saja.
Ia berharap Rieke, sebagai sesama perempuan dan wakil rakyat, bersedia mendengarkan keterangan dari pihak Erin Taulany.
"Mbak Rieke itu orang smart. Kami minta Mbak Rieke mendengar dua sisi. Kami siap diundang untuk menunjukkan fakta-fakta yang terjadi," kata Sunan Kalijaga ditemui di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
"Erin juga perempuan, dia WNI, dan punya hak hukum yang sama. Jangan sampai ada kesan hukum hanya berdiri untuk masyarakat kecil atau berat sebelah," ujar Sunan menyambung.
Baca Juga: Erin Taulany Siap Buka-bukaan di Kantor Polisi, Bantah Tuduhan Penganiayaan ART
Sunan juga menegaskan dukungannya terhadap UU Perlindungan Pekerja, namun ia mengingatkan agar aturan tersebut tidak disalahgunakan untuk mengkriminalisasi majikan tanpa bukti yang kuat.
"Jangan jadikan UU untuk mengkriminalisasi majikan. Kami hanya minta keadilan. Biarkan proses hukum berjalan di kepolisian, jangan ada jastifikasi atau menghukum seseorang di media sebelum ada proses hukum yang sah," imbuh Sunan.
"Kami ingin ini jadi edukasi bagi masyarakat agar tidak sembarangan mengambil kesimpulan," tuturnya.
Selain itu, Sunan Kalijaga juga meminta Riek Diah Pitaloka sebagai anggota DPR mau mengundangnya untuk berdiskusi, agar tahu permasalahan dari sisinya.
"Seyogyanya, jangan mendengar cuma satu pihak. Mbak Rieke harus berdiri di tengah, sebagai wakil rakyat, ini rakyat sama rakyat yang dilindungi undang-undang. Panggil kami, panggil Mbak Erin. itu baru fair, enggak berat sebelah," ucap Sunan.
"Artinya kami hanya ingin meminta keadilan buat seorang perempuan yaitu klien kami. Tolonglah sebagai wakil rakyat yang bijak. Kan sudah denger versi ART, panggil Mbak Erin. Mbak Erin bisa menjelaskan situasi yang sebenarnya. Tentunya berdasarkan alat bukti, bukan cuma omon-omon."
Tag
Berita Terkait
-
Erin Taulany Siap Buka-bukaan di Kantor Polisi, Bantah Tuduhan Penganiayaan ART
-
Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi
-
ART Pastikan Kenzy Taulany Tak Marah Fotonya Diposting, Erin Cuma Mengada-ada?
-
ART Hanya Bercanda Akui Kenzy Taulany Suaminya: Mana Mungkin, Saya Juga Punya Suami
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026