- Maliq & D'Essentials menjaga relevansi dan konsistensi musik mereka lewat keunikan groove serta kejujuran dalam berkarya di setiap era.
- Lagu-lagu yang dirilis merupakan cerminan organik dari momen pertumbuhan personal dan kedewasaan para personelnya.
- Pendekatan jujur tersebut berhasil menjembatani perbedaan generasi, membuat karya mereka tetap dinikmati dari kalangan tua hingga anak muda.
Suara.com - Maliq & D'Essentials membeberkan rahasia konsistensi mereka menjaga relevansi musik di tengah perubahan zaman selama 24 tahun berkarya.
Hal ini diungkapkan di sela-sela konferensi pers teater musikal Senja Teduh Pelita di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Rabu, 3 Juni 2026.
Sang drummer, Widi Puradiredja, mengakui pendengar bandnya sangat bervariasi karena terbagi dalam beberapa era generasi.
"Maliq tuh ada generasi yang tadi dengerin dari SD, ada yang baru tahu Maliq SMA, ada yang tahu baru Maliq kuliah," kata musisi yang juga bertindak sebagai produser tersebut.
Baginya, kunci eksistensi terletak pada bagaimana lagu-lagu mereka mampu menjembatani perbedaan generasi tersebut lewat keunikan groove dan pesan yang konsisten.
Senada dengan Widi, Ilman Ibrahim selaku pemain keyboard menambahkan bahwa kunci utama keberlanjutan Maliq & D'Essentials adalah kejujuran dalam berkarya dengan selalu menikmati setiap momen pertumbuhan personal para personelnya.
"Maliq itu kita itu tiap-tiap orangnya itu selalu menikmati momen. Karya-karya yang keluar dari Maliq itu adalah momen-momen. Jadi kalau aku malah pengin jawabnya, intinya di-sustain. Dari karya yang kecil dari kita sendiri, sampai akhirnya teman-teman di luar sana bisa merasakannya juga gitu," jelas Ilman.
Kejujuran merekam pertumbuhan personal inilah yang membuat diskografi mereka, yang kini telah mencapai sembilan album menuju album kesepuluh, tetap hidup.
Pendekatan organik ini terbukti sukses membuat karya-karya Maliq & D'Essentials tetap akrab di telinga pendengar lintas usia, mulai dari kalangan orangtua hingga generasi muda saat ini.
Baca Juga: Angga Maliq & D'Essentials Baru Paham Lagunya Sendiri Lewat Kisah di Musikal Senja Teduh Pelita
Berita Terkait
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Resmi Debut! Super Junior-83z Berjanji Tuk Saling Setia di Lagu Promise
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan