- Seorang beauty influencer asal Tiongkok tidak sengaja memperlihatkan wajah aslinya saat siaran langsung karena filter kecantikannya error.
- Ia kehilangan 140.000 followers seketika, sebagian netizen menuduhnya menipu, sementara sebagian lain menilai wajah aslinya justru lebih cantik.
- Kasus viral ini memicu kembali diskusi para ahli tentang dampak negatif filter kecantikan yang menciptakan standar estetika tidak realistis bagi generasi muda.
Suara.com - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang beauty influencer asal Tiongkok yang mengalami nasib sial.
Mengutip Gulfnews, Kamis, 4 Juni 2026, sang influencer dikabarkan kehilangan sedikitnya 140.000 pengikut dalam waktu singkat setelah filter kecantikannya berhenti berfungsi saat melakukan siaran langsung atau livestream.
Insiden tersebut terjadi begitu cepat namun memberikan dampak yang masif. Selama siaran berlangsung, sang influencer tampil dengan citra yang selama ini dikenal penggemarnya, yaitu kulit putih, rahang tirus, dan fitur wajah yang tampak sempurna layaknya boneka.
Namun, di tengah-tengah interaksi dengan penonton, terjadi gangguan teknis atau glitch pada perangkat lunaknya.
Beauty filter took revenge pic.twitter.com/NEycMgB4av
— ♥ Giggle Guru (@gigglexguru) February 17, 2026
Selama beberapa detik, filter kecantikan tersebut menghilang dan menampilkan wajah aslinya.
Alih-alih wajah remaja yang sangat tirus, layar menampilkan sosok perempuan dengan rona kulit yang lebih hangat dan fitur wajah yang lebih dewasa serta alami.
Meski perangkat lunak tersebut segera berfungsi kembali dan mengembalikan wajah filternya, cuplikan tersebut kadung direkam dan disebarluaskan oleh netizen hingga menjadi topik hangat secara global.
Kehilangan 140.000 followers dalam sekejap tentu bukan angka yang kecil. Reaksi netizen atas hal ini terbagi menjadi dua kubu yang sangat kontras.
Baca Juga: Hanania Travel dan Runtuhnya Amanah, Tabungan Umrah Malah 'Disulap' Jadi Biaya Promosi
Kubu pertama merasa kecewa dan melontarkan kritik pedas. Mereka menuduh sang streamer melakukan penipuan visual dan manipulasi terhadap pengikutnya.
Namun, di sisi lain, tak sedikit netizen yang justru membela sang influencer. Menariknya, banyak yang berpendapat bahwa wajah asli wanita tersebut justru terlihat lebih cantik dan berkarakter dibandingkan estetika "mirip hantu" yang dihasilkan oleh filter.
Bukan yang Pertama
Fenomena ini bukanlah yang pertama kali terjadi di industri livestreaming. Namun, insiden kali ini kembali memicu diskusi serius mengenai dampak psikologis dari penggunaan filter kecantikan yang berlebihan.
Banyak ahli media sosial mulai mempertanyakan bagaimana filter-filter ini secara tak sadar memicu rasa rendah diri pada generasi muda.
Standar kecantikan yang terlampau tinggi dan tak terjangkau di media sosial sering kali membuat penonton merasa tak puas dengan penampilan alami mereka sendiri.
Sementara itu, hingga saat ini, identitas pasti dari influencer dalam video tersebut belum dikonfirmasi secara resmi, dan akun yang bersangkutan belum memberikan pernyataan mengenai glitch tersebut maupun kabar penurunan jumlah followers-nya.
Berita Terkait
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Sertifikasi Influencer Kripto Jadi Upaya Membangun Ekosistem Aset Digital Lebih Sehat
-
Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Kursi Kosong yang Memicu Amuk Dewan: Saat Sekda Sumenep Dihantam Mosi Tak Percaya
-
Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi
-
4 Rekomendasi HP dengan RAM Besar dan Harga Terjangkau: Performa Lancar Cuma Rp1 Jutaan
-
Ulasan Kronik Burung Pegas: Kisah Kehilangan, Trauma, dan Dunia Surealis
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Saham Tinggi
-
Soal Kuntadi Jadi Jampidsus, Dasco: Itu Kewenangan Presiden
-
KPK Dalami Amplop Dolar Raja Juli, Berpotensi Jadi Kasus Baru
-
Krisis Peserta Didik, SDN 127 Pekanbaru Cuma Terima 4 Murid Baru