Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Minggu, 06 September 2026 | 16:31 WIB
Suasana Halte Transjakarta Manggarai yang tutup di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Transjakarta menghentikan operasional lift dan eskalator halte sejak Minggu untuk mencegah kerusakan akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Kebijakan mitigasi tersebut dipastikan tidak mengganggu layanan operasional bus Transjakarta yang tetap berjalan normal melayani masyarakat.
  • Petugas khusus dikerahkan membantu kelompok prioritas, sementara fasilitas lift dan eskalator akan diaktifkan kembali secara bertahap setelah pembersihan.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta mengambil langkah penyesuaian penyediaan fasilitas lift dan eskalator di setiap halte di Jakarta.

Langkah itu diambil sebagai bentuk mitigasi penyebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) lalu.

Kepala Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan penghentian penyediaan lift dan eskalator itu diterapkan karena khawatir debu vulkanik dapat merusak sistem mekanikal dan modul sensor elektronik.

Penghentian sementara fasilitas pendukung itu, sambung Ayu, dipastikan tidak akan memengaruhi kegiatan operasional bus milik Transjakarta untuk mengangkut penumpang.

"Seluruh layanan bus Transjakarta dipastikan beroperasi normal melayani pelanggan," kata Ayu pada Minggu (6/9/2026).

Suasana Halte Transjakarta Manggarai sementara di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia menambahkan, sejumlah petugas juga akan dikerahkan pada setiap fasilitas tangga untuk melayani penumpang berkebutuhan khusus dan prioritas yang terdampak oleh kebijakan penghentian sementara lift dan eskalator.

Ayu juga menegaskan layanan lift dan eskalator akan difungsikan kembali secara bertahap setelah dilakukan pembersihan dan uji kelayakan guna menyesuaikan situasi terkini di lapangan.

Sebagai informasi, Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas erupsi yang menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta terpapar abu vulkanik.

Erupsi gunung yang berada di Selat Sunda itu telah berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) lalu. Sampai saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada level III atau siaga.

Reporter: Alif Bintang

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com