- Film Saranjana: Kota Gaib akan tayang di ANTV pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 22.00 WIB malam ini.
- Cerita mengisahkan pencarian vokalis band bernama Shita yang menghilang secara misterius saat konser di Kotabaru, Kalimantan Selatan.
- Teman-teman Shita harus memasuki kota gaib berteknologi maju tersebut dalam tujuh hari agar tidak terjebak selamanya di sana.
Suara.com - Saranjana kota gaib dengan penduduk tak kasat mata menjadi legenda urban yang paling banyak dibicarakan dari tanah Borneo.
Film Saranjana: Kota Ghaib, yang dirilis pada akhir 2023 mencoba menyuguhkan cerita ini dan mengajak penonton melintasi batas antara dunia nyata dan kota gaib yang konon memiliki peradaban sangat maju.
Dibintangi oleh deretan aktor muda berbakat seperti Adinda Azani, Betari Ayu, Irzan Faiq, dan Gusti Gina, film garapan sutradara Johansyah Jumberan ini berhasil memvisualisasikan misteri yang selama ini hanya menjadi buah bibir di media sosial.
Saranjana: Kota Ghaib akan tayang pada Rabu (10/6/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di ANTV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
Cerita bermula ketika sebuah band asal Jakarta bernama Signifikan tengah melakukan tur konser di Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Di tengah euforia tur tersebut, sang vokalis, Shita (Adinda Azani), tiba-tiba menghilang secara misterius.
Setelah mencari petunjuk, anggota band lainnya, Dion (Irzan Faiq) dan Fitri (Betari Ayu), bersama warga lokal bernama Rusdi (Gusti Gina), menemukan fakta mengejutkan.
Shita diyakini telah dibawa masuk ke Saranjana, sebuah kota gaib yang dipercaya warga setempat sebagai kota dengan teknologi super canggih namun tersembunyi dari mata manusia biasa.
Mereka hanya memiliki waktu tujuh hari untuk membawa Shita kembali. Jika terlambat, Shita akan terjebak selamanya menjadi penduduk kota gaib tersebut.
Baca Juga: Songbird: Ketika Cinta Terhalang Virus Covid Mematikan, Malam Ini di Trans TV
Petualangan mencekam pun dimulai saat mereka harus menemukan portal menuju Saranjana dan menghadapi berbagai entitas mistis yang menjaga perbatasan dunia tersebut.
Yang membuat Saranjana: Kota Ghaib menarik adalah keberaniannya menampilkan sisi "megah" dari sebuah tempat angker.
Berbeda dengan film horor Indonesia kebanyakan yang berlatar hutan tua atau rumah kosong, film ini mencoba membangun visualisasi kota Saranjana yang futuristik namun tetap terasa dingin dan mengerikan.
Penggunaan CGI untuk menggambarkan kemegahan kota Saranjana patut diacungi jempol.
Meski belum sempurna layaknya film blockbuster Hollywood, upaya ini memberikan nafas baru bagi genre horor lokal.
Penonton diajak melihat gedung-gedung tinggi dan teknologi maju yang kontras dengan suasana hutan Kalimantan yang lebat.
Film ini juga menjadi sarana promosi budaya dan keindahan alam Kalimantan Selatan.
Dialek lokal dan kepercayaan masyarakat setempat disisipkan dengan apik, memberikan kesan bahwa cerita ini sangat dekat dengan realitas masyarakat di sana.
Tag
Berita Terkait
-
Songbird: Ketika Cinta Terhalang Virus Covid Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Speak No Evil: Film Thriller Mencekam di Netflix, Bikin Malam Minggu Penuh Ketegangan!
-
Sabrina: Saat Boneka Cantik Menjadi Wadah Iblis yang Haus Darah, Malam Ini di ANTV
-
Great White: Tejebak di Samudra Bersama Hiu Putih Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Film The Kill Room di Dunia Nyata: Modus Cuci Uang Silmy Karim Catut Rekening Office Boy
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki