- Sinetron remaja Asmara Gen Z di SCTV berhasil mencapai lebih dari 500 episode sejak penayangannya hingga sekarang.
- Pemain menyatakan kekompakan dan suasana syuting yang penuh canda menjadi kunci keberhasilan sinetron bertahan dalam jangka panjang.
- Para pemeran menjaga hubungan harmonis di lokasi syuting dengan menyelesaikan masalah secara langsung tanpa melibatkan drama serius.
Suara.com - Menembus lebih dari 500 episode bukan perkara mudah bagi sebuah sinetron yang tayang tiap hari.
Namun bagi para pemain Asmara Gen Z, salah satu kunci bertahannya sinetron remaja SCTV itu justru datang dari suasana syuting yang akrab dan penuh candaan.
Hal tersebut diungkap Ciara Brosnan, Gema Vyandra, Jefan Nathanio, dan Yoona Gimenez saat berbincang dalam wawancara virtual pada Kamis (11/6/2026).
Meski menjalani syuting dalam waktu yang panjang, mereka mengaku belum pernah merasa jenuh.
"Sama sekali enggak (bosan). Kalau misalnya jenuh, kami pasti selalu nemu hal-hal baru tiap hari yang bisa dibahas, yang bisa jadi candaan," kata Gema.
Menurutnya, para pemain bahkan memiliki kelompok-kelompok tongkrongan tersendiri di lokasi syuting.
Setiap kelompok punya topik obrolan berbeda, mulai dari cerita ringan hingga gosip.
"Kalau bosan tinggal muter-muter aja. Ada pos gosip di sini, ada yang ngomongin apa, ngomongin apa. Tinggal muter-muter aja," ujarnya sambil tertawa.
Jefan Nathanio juga merasakan hal serupa. Pemeran Jefan tersebut menyebut kelompok pertemanannya dikenal paling ramai karena hampir selalu dipenuhi tawa.
Baca Juga: Dukun Magang: Niat untuk Tugas Kuliah, Jefan Nathanio Malah Bangunkan Kutilanak Hitam
"Especially geng kami itu isinya ketawa semua. Bener-bener full ketawa. Semua dicandain lah pokoknya," imbuhnya.
Menariknya, selama proses syuting berlangsung, para pemain mengaku hampir tidak pernah terlibat pertengkaran serius.
Jika ada hal yang mengganggu, mereka memilih menyelesaikannya secara langsung tanpa drama.
"Enggak pernah (muncul drama). Kalau punya masalah ya paling langsung diomongin aja ke orangnya. Kita kompak di sini," kata Gema.
Jefan menambahkan kekompakan itu terbentuk karena para pemain sudah saling memahami karakter masing-masing.
"Kalau ada teman yang enggak suka sesuatu, kita bisa lihat dari ekspresinya. Jadi kita langsung beradaptasi sendiri tanpa perlu ngomong panjang lebar," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dukun Magang: Niat untuk Tugas Kuliah, Jefan Nathanio Malah Bangunkan Kutilanak Hitam
-
Teuku Ryan Kewalahan Perankan Pengacara Narsis dan Bermuka Dua di Istiqomah Cinta
-
Apes, Jefan Nathanio Ketiban Plafon Kamar Hotel saat Syuting Dukun Magang
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Gelap Syuting Sinetron, Bisa Bikin Peran Dimatikan
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pilih Fokus Kerja, Istana Tak Ambil Pusing Survei Kepuasan Publik ke Prabowo Merosot Tajam
-
Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T
-
Ramalan 12 Zodiak 31 Juli 2026: Jalur Baru Bawa Keberuntungan, Leo Menuju Sukses
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang