Suara.com - Dalam setiap penyelenggaraan festival musik, pilihan line-up menjadi sajian yang paling ditunggu para penikmat musik. Salah satu festival musik yang dinanti, Boardang Boarding Festival 2026, akhirnya mengumumkan full line-up yang akan tampil pada 4 dan 5 Juli 2026 di Edu Town, BSD City, Tangerang, Banten.
Mereka yang siap lepas landas bersama Boardang Boarding Festival 2026 adalah Dewa 19, Pamungkas, The Changcuters, Mahalini, NTRL x Sukses Lancar Rezeki, Rebellion Rose x Rocket Rockers, 510, Sal Priadi, Fiersa Besari, IDGITAF, Naykilla & Friends, Kelompok Penerbang Rocket, Souljah, dan Ndarboy Genk. Seluruh musisi dijadwalkan menghadirkan energi maksimal dari atas panggung dan atmosfer penuh kegembiraan.
Salah satu line-up kolaborasi "Bapak-Anak" yang diperankan NTRL x Sukses Lancar Rezeki mengungkapkan antusiasmenya terhadap konsep yang dihadirkan Boardang Boarding Festival 2026.
"Ini akan menjadi sebuah proyek musikal seru antara 'Bapak' dan 'Anak'. Kita sudah coba meramu konsep panggung yang nggak biasa dan baru pertama kalinya dipertunjukkan secara live di Boardang Boarding Festival 2026. Asli ini bakalan asik banget," ujar dedengkot NTRL, Ombags, yang akan tampil berkolaborasi dengan Sukses Lancar Rezeki.
Pada tahun kedua penyelenggaraannya, promotor telah menyiapkan tema spesial yang akan dirasakan puluhan ribu pengunjung festival yang mengusung nuansa industri aviasi.
Tema "Lepas Landas" akan menjadi konsep yang menggabungkan musik dengan pengalaman interaksi sosial. Festival ini tidak hanya menjadi tempat menikmati penampilan musisi favorit, tetapi juga ruang untuk melepas penat, ekspektasi tinggi, dan identitas diri yang membebani.
Konsep itu juga diharapkan menjadi landasan untuk menemukan ide-ide kreatif dari karya yang hadir di depan mata dan melintas di telinga, sekaligus titik tolak untuk menemukan momentum positif pada masa depan.
"'Lepas Landas' kami rancang bukan sekadar sebuah pagelaran musik, tetapi juga sebagai ruang bertemu dan terkoneksi di ruang kreatif. Kami ingin menciptakan suasana di mana musik, kreativitas, dan interaksi sosial bisa berjalan beriringan. Penumpang atau penonton bisa datang dengan perasaan lepas, me-landaskannya lewat jalur bahagia," ujar Festival Director Boardang Boarding Festival, Fachrul Rozi Miraza.
Untuk memberikan pengalaman berbeda bagi passenger, sebutan bagi penonton setia Boardang Boarding Festival, penyelenggara yang digagas Art Media Kreasi menyiapkan empat pilar utama yang menjadi daya tarik festival berkonsep open air ini.
Baca Juga: BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage
Pilar pertama adalah Duty Free Zone, zona interaksi yang menghadirkan market musikal beragam. Pengunjung dapat menemukan merchandise musisi, produk fashion brand lokal, koleksi zine, hingga photo box.
Pilar kedua adalah Food Experience yang menghadirkan kuliner bergaya in-flight catering dari pelaku UMKM, serta jajanan viral dengan harga terjangkau dan mudah dinikmati.
Pilar ketiga adalah Art Installation by Exehause x Boardang Boarding. Area ini menghadirkan instalasi seni artistik, landmark menarik, hingga mural permanen yang dirancang sebagai ruang kreativitas bagi pengunjung.
Sementara pilar keempat adalah Boarding Beats, ruang eksklusif yang menghadirkan hiburan alternatif melalui sesi intim bersama para DJ.
Untuk dapat menikmati festival ini, penyelenggara menyediakan dua kategori tiket. Tiket Kelas Ekonomi dibanderol Rp185 ribu per hari dan Rp315 ribu untuk dua hari, belum termasuk pajak.
Sementara itu, Tiket Kelas Bisnis dibanderol Rp220 ribu per hari dan Rp350 ribu untuk dua hari, belum termasuk pajak. Pemegang tiket Kelas Bisnis akan mendapatkan sejumlah fasilitas premium, seperti area depan panggung, toilet premium, dan akses fast track melalui jalur masuk khusus.
Berita Terkait
-
BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari
-
Forrest Gump: Kebijaksanaan Emosional di Tengah Turbulensi Sejarah
-
Berapa Daya Listrik Kulkas Mini Portable? Cek Penjelasan dan Rekomendasi Produknya
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun