- Band This is EQUAL resmi meluncurkan EP perdana berjudul Kirei di bawah naungan label Didi Music Records.
- Grup musik beranggotakan lima personel ini kembali bersatu untuk menyalurkan kreativitas setelah sempat vakum cukup lama.
- Album perdana tersebut memuat lima lagu bertema emosional yang kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital.
Suara.com - Blantika musik Indonesia kembali kedatangan warna baru yang segar namun sarat pengalaman.
Adalah This is EQUAL, band yang lahir dari ikatan persahabatan kuat, resmi menandai langkah perdana mereka di industri musik tanah air dengan merilis EP (Extended Play) bertajuk Kirei.
Di bawah naungan label Didi Music Records, This is EQUAL hadir membawa napas baru yang menggabungkan nostalgia masa muda dengan kematangan bermusik.
Kisah This is EQUAL bukanlah cerita instan. Benih kreatif band ini sudah tertanam sejak masa SMA, saat dua sahabat, Pap G dan Dinot, yang memiliki kecintaan mendalam pada musik, mulai membentuk band bersama Guntur.
Namun, seperti banyak cerita band sekolah lainnya, aktivitas mereka sempat terhenti karena kesibukan masing-masing personel di dunia profesional.
Meski sempat vakum, api bermusik Pap G tidak pernah benar-benar padam. Ia sempat kembali aktif tampil reguler bersama Guntur dan Giri.
Kerinduan untuk berkarya secara utuh akhirnya membawa mereka kembali bersatu dengan Dinot dalam sebuah proyek musik.
Berawal dari membuat konten cover lagu bersama berbagai talenta, chemistry lama itu pun kembali berkobar.
Kini, formasi This is EQUAL telah solid dan lengkap dengan kehadiran Pap G, Dinot, Guntur, Giri, dan Irwan (Babeh) pada posisi bass.
Baca Juga: GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
Kematangan ini pula yang membawa mereka bertemu dengan Didi Music Records dan resmi bergabung sebagai artis eksklusif.
Melalui EP perdana bertajuk Kirei, This is EQUAL mencoba menangkap esensi perasaan manusia, mulai dari kebahagiaan, kerinduan, hingga lika-liku percintaan anak muda.
Lagu "Kangen Lagi" didapuk sebagai focus track atau lagu jagoan dalam album ini.
Dengan melodi yang catchy, lagu ini diprediksi akan mudah menempel di telinga para pendengar yang sedang merasakan pahit-manisnya rindu.
Tak hanya itu, nuansa romantis semakin kental terasa lewat deretan lagu lainnya seperti "TTDJ", "Hope", "Kikujapu", serta "Ingin Kamu".
Masing-masing lagu menawarkan dinamika tema yang beragam, namun tetap benang merah yang sama: musik yang jujur dan enak didengar.
Berita Terkait
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand