- Seorang tukang cukur bernama Nurhidayat menolak permintaan Camat Rancabungur memasang bendera Merah Putih di Bogor.
- Nurhidayat sempat menimbulkan polemik karena menyatakan bahwa Indonesia belum merdeka saat didatangi di kiosnya.
- Nurhidayat akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya terkait pernyataan Indonesia belum merdeka.
Suara.com - Viral video yang memperlihatkan seorang tukang cukur di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat jelang HUT RI ke-81 memancing perhatian publik.
Si tukang cukur yang diketahui bernama Nurhidayat itu menolak memasang bendera Merah Putih di depan kiosnya dan sempat mempertanyakan apakah Indonesia benar-benar sudah merdeka.
Polemik itu bermula ketika Camat Rancabungur mendatangi kios pangkas rambut Nurhidayat.
Saat itu, Nurhidayat sedang melayani pelanggan dan diminta memasang bendera Merah Putih untuk menyambut peringatan kemerdekaan.
“Besok pasang ya (benderanya),” ujar sang camat dalam video yang beredar di media sosial.
Nurhidayat kemudian menanyakan soal bendera tersebut.
Namun, ketika kembali diminta memasangnya, ia justru menolak.
Penolakan Nurhidayat kemudian dipertanyakan oleh seorang pria yang berada di lokasi. Ia meminta tukang cukur tersebut menjelaskan alasan tidak memasang bendera.
“Alasan abang enggak pasang bendera apa?” tanya pria tersebut.
Nurhidayat sempat balik bertanya sebelum akhirnya melontarkan pernyataan yang membuat percakapan memanas.
“Ini kan udah merdeka, abang disuruh pasang bendera sama Ibu Camat,” ujar pria tersebut.
Nurhidayat kemudian menjawab singkat, “Kata siapa udah merdeka?”
Pernyataan itu kembali dikejar dengan pertanyaan apakah dirinya memang menganggap Indonesia belum merdeka. Nurhidayat menjawab, “Belum.”
Meski terus didesak untuk menjelaskan maksud ucapannya, Nurhidayat tidak memberikan penjelasan panjang.
Ia memilih meneruskan pekerjaannya mencukur rambut pelanggan.