- Singel Sincerely dan album ke-23 Yours Sincerely lahir dari perenungan mendalam Haruomi Hosono terhadap konsep empati, welas asih, dan kasih sayang keibuan.
- Lagu ini memadukan estetika musik Amerika era 1950-an dengan lirik personal berbahasa Jepang serta gaya avant-pop yang eksperimental.
- Lewat karya baru ini, Hosono mengajak pendengar merenungkan kembali insting kepedulian dan kemurahan hati manusia yang mulai terkikis oleh era modern.
Suara.com - Setelah Note of Mothership, legenda musik asal Jepang Haruomi Hosono melanjutkan estafet kreatifnya di album ke-23 miliknya, Yours Sincerely.
Hosono secara resmi mengumumkan perilisan singel terbaru bertajuk Sincerely pada 11 September mendatang di bawah naungan label prestisius, Ghostly International.
Bagi para penggemar musik lintas generasi, mulai dari kolektor piringan hitam hingga pendengar indie-pop masa kini, nama Haruomi Hosono adalah jaminan sebuah eksplorasi bunyi yang melampaui zaman.
Melalui Sincerely, musisi yang kini telah berkarya lebih dari lima dekade ini mencoba mengajak pendengarnya menyelami konsep ketulusan yang murni.
Kata sincerely sendiri sering kali ditemukan sebagai ungkapan penutup dalam korespondensi formal maupun personal. Namun, bagi Hosono, kata ini memiliki beban emosional yang jauh lebih dalam.
Dalam proses penggarapan album Yours Sincerely yang memakan waktu dua tahun, Hosono bergulat dengan penerjemahan konsep spiritual dan sosial khas Jepang ke dalam bahasa universal.
Ia mencoba membedah makna omoiyari (empati dan perhatian pada orang lain), jihi (welas asih), serta boseiai (kasih sayang keibuan).
Menariknya, Hosono sempat mempertimbangkan kata compassion atau belas kasih sebagai judul. Namun, ia merasa istilah tersebut belum cukup kuat untuk mewakili nuansa omoiyari.
"Saya akhirnya memilih untuk tidak menggunakan 'compassion'. Tapi gantinya, saya berpaling pada kata yang lebih akrab di telinga dan sering digunakan untuk menutup sebuah surat, 'Sincerely'," kata Hosono dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Jumat (28/8).
Nostalgia Amerika 1950-an
Secara musikal, Sincerely membawa pendengar kembali ke akar estetika musik Amerika era 1950-an, sebuah periode emas yang membentuk fondasi musikalitas Hosono di masa muda.
Namun, jangan harapkan sebuah lagu retro yang klise. Di tangan Hosono, elemen nostalgia tersebut didekonstruksi dan dibungkus dengan lirik berbahasa Jepang yang sangat personal.
Lagu ini mencerminkan keseluruhan arah artistik album Yours Sincerely, di mana kehangatan musik folk bertemu dengan eksperimentasi avant-pop yang berani. Hosono bukan cuma bermain dengan nada, tetapi juga merenungkan kekuatan figur ibu bagi Bumi serta cinta tanpa syarat yang mengalir dari setiap pemberi kehidupan.
Album ini adalah sebuah penggalian insting manusiawi yang mulai terkikis oleh modernitas, seperti kepedulian dan kemurahan hati.