- Penyanyi Lea Simanjuntak merilis video klip lagu "Ruang Dihatimu" di kanal YouTube pada 9 September 2026.
- Video klip garapan sutradara Alain Goenawan dan Calengklik ini memadukan aksi nyata dengan kecanggihan teknologi AI generatif.
- Proyek kreatif tersebut turut menggandeng kolektif Agak Laen guna menghadirkan narasi emosional yang mendalam dan organik.
"Rasanya sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan sahabat sendiri. Kedekatan itu menjadi modal utama kami untuk menghadirkan karya yang terasa jujur dan organik," imbuh adik artis Sophie Navita ini.
Video klip ini disutradarai oleh duet Alain Goenawan dan Calengklik (Galih Pratama).
Calengklik, yang telah malang melintang selama 15 tahun di industri film dan seni rupa, bersama Alain yang berpengalaman sebagai produser musik dan fotografer, berhasil meramu teknologi masa depan ke dalam narasi yang emosional.
Makna Mendalam di Balik "Ruang Dihatimu"
Lagu ciptaan Satrio Alexa ini sendiri membawa pesan tentang harapan. "Ruang Dihatimu" menggambarkan fase hidup saat seseorang merasa jenuh, terjebak, bahkan hampir putus asa.
Namun, di tengah kegelapan itu, muncul momen tak terduga yang mengembalikan semangat untuk mencintai dan dicintai kembali.
Transisi emosi ini digambarkan secara apik melalui tiga pergantian kostum Lea yang menandai setiap babak narasi dalam video klip tersebut.
Sekilas Tentang Lea Simanjuntak
Lea Angeline Simanjuntak bukanlah nama baru di jagat musik Indonesia. Memulai karier profesional sejak tahun 2000, ia pernah menjadi penyanyi latar untuk legenda seperti Chrisye dan Kris Dayanti.
Sepanjang kariernya, Lea telah merilis tujuh album, berkolaborasi dengan musisi internasional David Foster, hingga meraih penghargaan AMI Awards.
Tak hanya di dunia tarik suara, Lea juga dikenal aktif di panggung teater musikal seperti Laskar Pelangi dan Cek Toko Sebelah.
Melalui "Ruang Dihatimu", Lea kembali membuktikan bahwa dirinya adalah seniman yang terus berevolusi, berani merangkul teknologi tanpa kehilangan jati diri seninya.