- Gloria Jessica merilis album perdana bertajuk Blue di Senayan Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026.
- Komposer Ade Govinda berperan sebagai produser sekaligus motor penggerak utama dalam pembuatan sebelas lagu album tersebut.
- Album berisi sebelas lagu patah hati ini menjadi wujud pembuktian kesabaran Gloria Jessica setelah menanti delapan tahun.
Suara.com - Perjalanan panjang dan berliku akhirnya menemui muara yang indah bagi Gloria Jessica.
Setelah menanti selama delapan tahun sejak kemunculannya di industri musik, penyanyi yang akrab disapa Gojes ini resmi merilis album perdana bertajuk Blue pada Jumat (2/10/2026) di kawasan Senayan, Jakarta.
Bagi Gojes, album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah pembuktian atas kesabaran dan cintanya pada dunia tarik suara.
"Rasanya sulit dipercaya. Hubungan aku dengan musik itu selalu tidak tertebak. Tapi Tuhan selalu kasih jalan. Seberapa pun besarnya hambatan, musik selalu menemukan jalan untuk kembali ke aku," kata Gloria Jessica dengan nada haru saat peluncuran albumnya.
Sentuhan Magis Ade Govinda
Di balik lahirnya Blue, ada sosok komposer bertangan dingin, Ade Nurulianto alias Ade Govinda.
Ade bukan hanya bertindak sebagai pencipta lagu dan produser, melainkan motor penggerak yang meyakinkan Gojes untuk tetap melangkah.
Menariknya, proyek ini bermula dari sebuah ketidaksengajaan yang berujung pada "ide gila".
Awalnya, Ade hanya mengajak Gojes merekam lagu "Terbelah Jadi Dua". Namun, di hari rekaman, Ade tiba-tiba menyodorkan lagu lain berjudul "Timpang".
"Dua lagu itu direkam di hari yang sama. Lalu Kak Ade punya ide gila, 'Gimana kalau kita bikin album aja?' Dia memang penuh kejutan," ucap Gojes sembari tertawa.
Ade Govinda sendiri mengaku sudah lama mengincar karakter suara Gojes. "Pas bikin lagu 'Terbelah Jadi Dua', aku langsung mikir ini harus Gojes yang nyanyi. Lagu itu memang punya nyawa tersendiri saat dia yang membawakannya," puji Ade.
Perjuangan Antara Karier dan Peran Ibu
Delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama proses panjang itu, kehidupan Gojes mengalami dinamika yang luar biasa, mulai dari transisi label musik, pernikahan pada 2022, hingga momen kehamilan dan kelahiran sang buah hati.
"Ada fase aku menikah, hamil, lalu tahun 2024 fokus jadi ibu dan mengurus anak. Kalau bukan karena dorongan dan kepercayaan Kak Ade, mungkin album ini tidak akan pernah ada," kata jebolan The Voice Indonesia 2016 ini.
Merayakan Kesedihan dalam Blue