Horor Indonesia Makin Naik Kelas, Film The Doll Ghawiah Bakal Tayang di 18 Layar IMAX

Senin, 19 Oktober 2026 | 12:36 WIB
Titi Kamal, Darius Sinathrya, Laura Moane dan Sara Wijayanto ditemui di Agora Mall, Jakarta Pusat pada Minggu, 18 Oktober 2026
BACA 10 DETIK
  • Hitmaker Studios memproduksi film horor The Doll Ghawiah yang mencetak sejarah dengan tayang di IMAX Indonesia.
  • Produser Rocky Soraya menyatakan penayangan di 18 layar IMAX mulai 29 Oktober 2026 ini melalui proses kurasi ketat.
  • Pencapaian tersebut berhasil diraih berkat standar produksi tinggi serta penggunaan teknologi animatronik berbiaya miliaran rupiah.

Suara.com - Film horor Tanah Air kian membuktikan taringnya dengan merambah bioskop kelas premium lewat karya terbaru Hitmaker Studios.

Mengusung judul The Doll Ghawiah, film ini resmi mengukir sejarah baru karena dipastikan tayang di 18 layar bioskop IMAX Indonesia mulai 29 Oktober 2026.

"Penayangan di IMAX merupakan sebuah pengalaman yang sangat spesial karena film ini berhasil tayang di seluruh layar IMAX di Indonesia (total terdapat 18 layar IMAX), kata sang produser, Rocky Soraya saat sesi penayangan eksklusif di Agora Mall Jakarta pada Minggu (18/10/2026).

Rocky Soraya menegaskan, pencapaian ini tidak datang instan, melainkan hasil kurasi ketat langsung dari pihak pengelola layar raksasa tersebut.

Titi Kamal, Darius Sinathrya, Laura Moane dan Sara Wijayanto ditemui di Agora Mall, Jakarta Pusat pada Minggu, 18 Oktober 2026

"Pihak IMAX sendiri yang menyeleksi dan memilih film ini untuk ditayangkan di bioskop IMAX karena dinilai cocok untuk penayangan di layar besar. Proses penjajakan kerja sama dengan pihak IMAX ini sudah dimulai sejak sekitar 3 bulan sebelum penayangan," terangnya.

Standar produksi tingkat tinggi yang diterapkan di film ini juga membuat sang sutradara, Guntur Soeharjanto, merasa sangat takjub.

"Saya sangat antusias dan terkesan karena film ini bisa tayang di IMAX. Dari sekitar 30 film yang telah saya sutradarai, baru kali ini salah satu film saya tayang di IMAX," kata Guntur Soeharjanto.

"Saya merasakan pengalaman menonton yang sangat berbeda dan memuaskan, terutama pada 30 menit bagian akhir film yang dinilai sangat menggetarkan jantung," imbuhnya.

Salah stu pemain dari film The Doll Ghawiah, Darius Sinathrya membeberkan bahwa tim produksi sengaja mengunci kualitas terbaik sejak awal pengambilan gambar.

"Setelah melalui proses pembersihan footage (clean-up) dan penyempurnaan materi secara menyeluruh, ternyata hasilnya sangat layak dan memenuhi standar teknis IMAX," kata sang aktor.

Di sisi lain, aktris Sara Wijayanto sempat dibuat terperangah saat mendengar kabar bahwa film mereka lolos standar bioskop premium tersebut.

"Kaget banget pas dikasih tahu, 'Hah, di IMAX?! Oh my God!' Terus sempat kepikiran, 'Hah, muka kita jadi kelihatan gede banget dong nanti!' Bikin insecure ya," ucap Sara Wijayanto.

Gebrakan teknologi boneka animatronik berbiaya miliaran rupiah ini membuktikan bahwa mutu sinema horor lokal kini makin berkelas dan berdaya saing tinggi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com