Menelusuri Jejak Perjuangan Buruh di Museum Marsinah

Senin, 18 Mei 2026 | 18:21 WIB
Seorang pengunjung memotret diorama menggunakan gawainya di Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz]
Seorang pengunjung mengamati baju peninggalan Marsinah di Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz]
Seorang pengunjung memegang sepeda koleksi Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz]
Pengunjung mengamati potongan artikel berita media massa pada layar monitor di Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz]

Suara.com - Seorang pengunjung memotret diorama menggunakan gawainya di Museum Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Museum pahlawan nasional Marsinah yang baru diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut menampilkan perjalanan hidup Marsinah sejak masa kecil hingga akhir hayatnya sebagai simbol perjuangan buruh.

Museum tersebut juga menampilkan koleksi pribadi Marsinah, mulai dari sepeda ontel, pakaian, ijazah hingga berbagai dokumen perjuangan buruh yang menjadi bagian penting perjalanan hidupnya.

Presiden Prabowo menyebut Museum Ibu Marsinah sebagai simbol keberanian dan penghormatan terhadap perjuangan hak-hak pekerja serta pengingat pentingnya keadilan sosial bagi kaum buruh di Indonesia. [ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com