Stasiun Gambir Disiapkan Jadi Hub Transportasi Pusat Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:00 WIB
ilustrasi pengembangan Stasiun Gambir. [handout]
ilustrasi pengembangan Stasiun Gambir. [handout]

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan transformasi Stasiun Gambir secara bertahap untuk memperkuat perannya sebagai gerbang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) sekaligus meningkatkan integrasi transportasi publik di pusat Jakarta.

Sepanjang Januari-Juli 2026, Stasiun Gambir mencatat 3.871.579 aktivitas pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 1.990.205 pelanggan yang naik dan 1.881.374 pelanggan yang turun, menunjukkan tingginya mobilitas di salah satu stasiun utama KAJJ tersebut.

Dalam kajian New Gambir, kawasan ini diarahkan menjadi pusat perjalanan yang mengintegrasikan mobilitas, hospitality, leisure, dan aktivitas kawasan. Konsepnya mencakup konektivitas KAJJ dengan KRL, MRT, BRT, serta kawasan Monas.

Saat ini Gambir melayani 34 perjalanan KA reguler per hari dengan sekitar 78 aktivitas pemberhentian. Sementara itu, Commuter Line lintas Jakarta Kota-Bogor dan Jakarta Kota-Nambo telah melintas di jalur layang Gambir, tetapi belum melayani naik turun penumpang di stasiun tersebut.

Pengembangan layanan Commuter Line di Gambir masih dikaji secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan peron, kapasitas lintas, kelistrikan, persinyalan, keselamatan, dan pola operasi. Kebutuhan integrasi semakin besar seiring perjalanan KRL Jabodetabek yang naik 58,11% menjadi 344,62 juta perjalanan pada 2025.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com