Foto / News
Jum'at, 04 September 2026 | 19:30 WIB
Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
Warga melihat kebakaran di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Paltuding Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]
Foto udara kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gunung Rante, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). [ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/sgd]

Suara.com - Kebakaran terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup terlihat dari Gantasan, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). Berdasarkan laporan BPBD, kebakaran yang terjadi di Gunung Merapi Ungup-ungup tersebut telah merambat ke sisi selatan Gunung Ijen dan terpantau bergerak kearah barat.

Api yang pertama kali terpantau sejak Kamis (3/9) itu kemudian meluas hingga mendekati kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Kondisi medan terjal dan angin kencang menjadi kendala dalam penanganan kebakaran.

Pada Jumat pagi, api dilaporkan telah memasuki jalur pendakian di sekitar Pondok Bunder. Petugas gabungan melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan dan jalur pendakian.

Aktivitas pendakian dan wisata di TWA Kawah Ijen kemudian ditutup sementara mulai Jumat (4/9). Penutupan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk melindungi pengunjung sekaligus memberi ruang bagi petugas menangani kebakaran. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More