Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 17:33 WIB
Calon penumpang mengantre saat melapor diri dan penyerahan bagasi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Petugas berada di dekat layar informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Penumpang berjalan di pintu kedatangan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Calon penumpang berjalan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]
Calon penumpang berada di dekat layar informasi pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom]

Suara.com - Calon penumpang mengantre saat melapor diri dan penyerahan bagasi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/9/2026).

Pemerintah mengoperasikan Bandara Ahmad Yani di Semarang, Bandara Kertajati di Majalengka, Bandara Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), dan Bandara Adi Soemarmo di Solo selama 24 jam sebagai bandara alternatif.

Pembukaan bandara alternatif dilakukan setelah delapan bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Maskapai diberi keleluasaan memilih bandara pengganti sesuai kebutuhan operasional dan kesiapan penerbangan.

Untuk membantu penumpang terdampak, pemerintah juga menyiapkan transportasi darat gratis berupa kereta api dan bus menuju sejumlah bandara alternatif, termasuk Semarang, Kertajati, Solo, Yogyakarta, dan Juanda. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom].

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com