/
Sabtu, 18 Juni 2022 | 19:34 WIB
Ingin Merasakan Sensasi Berenang di Sungai Aare, Perhatikan Dulu 7 Hal Ini

Nama sungai Aare mendadak sering dibicarakan masyarakat setelah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz mengalami kecelakaan usai berenang pada akhir Mei lalu. 

Sungai Aare menjadi lokasi terakhir perjalanan hidup Eril, sapaan akrab bagi putra Ridwan Kamil itu. Dibalik duka, sesungguhnya sungai Aare memang menjadi destinasi wisata favorit bagi turis Eropa maupun warga Swiss sendiri. 

Sungai ini memiliki panorama yang teramat cantik karena kondisi airnya bersih, jernih dengan pemandangan asri di sekelilingnya. Akan tetapi, sungai tersebut memiliki arus deras yang beberapa kali memakan korban jiwa. 

Meski begitu, pemerintah Swiss sendiri sudah memasang 7 larangan yang wajib diperhatikan oleh turis sebelum berenang di sungai Aare ini. 

1. Jangan langsung loncat ke dalam air
Sungai Aare diketahui memiliki suhu yang berbeda di setiap musim. Terlebih saat peralihan musim dingin ke panas dimana sungai masih dialiri lelehan salju dari pegunungan. Seringkali membuat air di sungai ini terlalu dingin untuk tubuh manusia. 

Orang yang akan berenang di sungai ini wajib beradaptasi dengan suhunya. Ada baiknya tidak langsung melompat ke dalam air karena akan berbahaya. 

2. Anak-anak dilarang berenang sendirian
Meski memiliki pemandangan indah, air yang bersih, anak-anak tidak disarankan berenang di sungai ini karena arusnya cukup deras. 

Pemerintah Kota Bern sudah memberi peringatan kepada turis bahwa anak-anak yang ingin berenang di sungai Aare harus didampingi dengan orang dewasa. 

3. Minum alkohol
Turis yang ingin berenang di sungai Aare tidak diperkenankan untuk minum alkohol. Mengonsumsi alkohol saat akan berenang hanya akan memperburuk keadaan. 

4. Berenang sendirian
Pemerintah Bern meminta kepada turis untuk tidak berenang seorang diri di dalam sungai Aare. Tetaplah berada di dalam kelompok dengan jarak berdekatan. Pasalnya, kondisi air yang dingin dapat membuat tubuh kram dan kelelahan saat berenang. 

5. Menyelam ke lokasi yang jauh
Keindahan yang dipancarkan sungai Aare memang terkadang mengundang turis yang berenang untuk terus menyelam dan mengeksplorasinya. Namun tindakan ini diketahui cukup berbahaya. 

6. Tak semua alat bantu renang aman
Turis yang datang berenang ke sungai Aare kerap kali membawa pelampung, atau alat bantu renang lainnya. Tetapi ingat, alat bantu tersebut belum tentu aman digunakan mengingat kedalaman dan arus sungai yang cukup deras. 

7. Jangan asal naik perahu karet
Meskipun di sebagian wilayah sungai diperkenankan untuk menggunakan perahu karet, ada baiknya Anda selalu membaca imbauan atau peringatan yang ada. Setiap orang yang akan menggunakan perahu karet wajib menggunakan jaket pelampung untuk terhindar dari marabahaya. 

Load More