Nama sungai Aare mendadak sering dibicarakan masyarakat setelah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz mengalami kecelakaan usai berenang pada akhir Mei lalu.
Sungai Aare menjadi lokasi terakhir perjalanan hidup Eril, sapaan akrab bagi putra Ridwan Kamil itu. Dibalik duka, sesungguhnya sungai Aare memang menjadi destinasi wisata favorit bagi turis Eropa maupun warga Swiss sendiri.
Sungai ini memiliki panorama yang teramat cantik karena kondisi airnya bersih, jernih dengan pemandangan asri di sekelilingnya. Akan tetapi, sungai tersebut memiliki arus deras yang beberapa kali memakan korban jiwa.
Meski begitu, pemerintah Swiss sendiri sudah memasang 7 larangan yang wajib diperhatikan oleh turis sebelum berenang di sungai Aare ini.
1. Jangan langsung loncat ke dalam air
Sungai Aare diketahui memiliki suhu yang berbeda di setiap musim. Terlebih saat peralihan musim dingin ke panas dimana sungai masih dialiri lelehan salju dari pegunungan. Seringkali membuat air di sungai ini terlalu dingin untuk tubuh manusia.
Orang yang akan berenang di sungai ini wajib beradaptasi dengan suhunya. Ada baiknya tidak langsung melompat ke dalam air karena akan berbahaya.
2. Anak-anak dilarang berenang sendirian
Meski memiliki pemandangan indah, air yang bersih, anak-anak tidak disarankan berenang di sungai ini karena arusnya cukup deras.
Pemerintah Kota Bern sudah memberi peringatan kepada turis bahwa anak-anak yang ingin berenang di sungai Aare harus didampingi dengan orang dewasa.
3. Minum alkohol
Turis yang ingin berenang di sungai Aare tidak diperkenankan untuk minum alkohol. Mengonsumsi alkohol saat akan berenang hanya akan memperburuk keadaan.
4. Berenang sendirian
Pemerintah Bern meminta kepada turis untuk tidak berenang seorang diri di dalam sungai Aare. Tetaplah berada di dalam kelompok dengan jarak berdekatan. Pasalnya, kondisi air yang dingin dapat membuat tubuh kram dan kelelahan saat berenang.
5. Menyelam ke lokasi yang jauh
Keindahan yang dipancarkan sungai Aare memang terkadang mengundang turis yang berenang untuk terus menyelam dan mengeksplorasinya. Namun tindakan ini diketahui cukup berbahaya.
6. Tak semua alat bantu renang aman
Turis yang datang berenang ke sungai Aare kerap kali membawa pelampung, atau alat bantu renang lainnya. Tetapi ingat, alat bantu tersebut belum tentu aman digunakan mengingat kedalaman dan arus sungai yang cukup deras.
7. Jangan asal naik perahu karet
Meskipun di sebagian wilayah sungai diperkenankan untuk menggunakan perahu karet, ada baiknya Anda selalu membaca imbauan atau peringatan yang ada. Setiap orang yang akan menggunakan perahu karet wajib menggunakan jaket pelampung untuk terhindar dari marabahaya.
Berita Terkait
-
Oleh-oleh Suara.com dari Swiss: Hidup Tenang Tanpa Klakson, Begini Rasanya Slow Living di Zurich
-
Seskab Ungkap Percakapan Prabowo dan Zidane di Swiss, Bahas Rencana Besar?
-
Menlu Sugiono Sebut Dunia Sambut Positif Pidato 'Prabowonomics', Indonesia Naik Tingkat?
-
Momen Menarik saat Prabowo Lepas Sarung Tangan Demi Salami dan Beri Koin ke Pengawal Swiss
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Bukittinggi Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Kota Padang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026